"Ia benar-benar menghancurkan lawan-lawannya.
BACA JUGA:Jack Miller: Kecepatan Bagnaia-Marquez Menakutkan, Potensi Ducati Belum Apa-apa
"Lihat bahasa tubuh Bagnaia, dia sudah tamat. Itu pukulan telak di ronde pertama," jelasnya.
Hodgson tak berlebihan menilai kemenangan Marc Marquez meski masih ada 22 seri MotoGP 2025.
Ia mengaku begitu kagum dengan penampilan juara dunia delapan kali itu.
"Saya tahu kejuaraan ini baru 22 ronde. Saya tahu masih ada 21 balapan lagi dan apapun bisa terjadi.
"Kami akan menghadapi berbagai kondisi yang berbeda. Tapi sungguh luar biasa!" jelasnya.
Katanya Pecco Bagnaia melaju seperti orang mabuk, yang membuat dirinya terlibat babak belur di Buriram.
"Pecco jalan-jalan sambil mabuk, dia babak belur!" cetusnya.
"Itu sebelum kita menyebut siapa pun karena tidak ada pesaing lain, mereka tidak selevel dia (Marquez)," tambahnya.
Pembalap Harus Lakukan Pertemuan
Hodgson mengatakan pertemuan serius harus dilakukan sejumlah pembalap.
Tujuannya agar mencari tahu cara menghentikan Marc Marquez di sisa MotoGP 2025.
"Pertemuan serius perlu dilakukan," selorohnya.
"Para pembalap perlu melihat diri mereka sendiri," sambungnya.
Menurutnya balapan lalu Marquez dapat meninggalkan para lawannya lebih dari 20 detik.
"Mereka tertinggal 20 detik di belakangnya, dan Marc hanya duduk diam!