Ride Height Device MotoGP, Teknologi Revolusioner yang Umurnya Tinggal Menghitung Musim

Selasa 16-12-2025,13:00 WIB
Reporter : Prasuda Mega
Editor : T. Sucipto


Sistem Semi Otomatis Ride Height Device (RHD) di Motor RedBull KTM MotoGP--Gareth Harford

Meski demikian, seluruh sistem ini wajib non-elektronik sesuai regulasi MotoGP, sehingga pengoperasiannya tetap manual melalui tuas atau tombol di setang. 

Kontroversi, Risiko, dan Dampak Balapan

Di balik peningkatan performa, RHD juga membawa konsekuensi serius, mulai dari risiko malfungsi mekanis, beban tambahan pada ban dan pengereman, hingga kritik karena dianggap mengurangi aspek tontonan seperti wheelie alami dan seni mengendalikan motor berbasis skill murni pembalap.

Menjawab kontroversi tersebut, Komisi Grand Prix akhirnya menetapkan pembatasan bertahap, dimulai dengan larangan RHD depan sejak 2023 dan berujung pada larangan total semua sistem penyetel ketinggian motor yang dapat diulang mulai 2027. 

Langkah ini diambil untuk menekan biaya, mengurangi kompleksitas teknis, serta mengembalikan esensi balapan yang lebih mengandalkan kemampuan pembalap dan setelan suspensi pasif. 

Era Ride Height Device mungkin singkat, namun jejaknya akan selalu dikenang sebagai simbol fase agresif inovasi teknologi di MotoGP modern.

Kategori :