MOTORACE.ID -- Apa yang seharusnya menjadi momen penting di penghujung tahun 2025 justru berakhir antiklimaks dan menyisakan banyak tanda tanya di jagat MotoGP.
Tim penguji dan pengembangan Honda Racing Corporation (HRC) baru saja menuntaskan sesi tes terakhir mereka di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia.
Fokus utama tes ini adalah pengujian perdana motor masa depan untuk regulasi 2027, Honda RC214V bermesin V4 850 cc. Namun, momen krusial tersebut gagal berjalan sesuai rencana akibat kondisi cuaca ekstrem.
Rencana besar HRC untuk melakukan shakedown serius mesin 850 cc terhambat intensitas hujan tinggi yang terus mengguyur lintasan selama tiga hari tes.
Tes Rider Honda HRC MotoGP, Takaaki Nakagami--Motorsport
Uji Ban Pirelli di trek Basah
Takaaki Nakagami yang kini memegang peran vital sebagai test rider memang sempat turun ke lintasan menggunakan motor dengan basis konvensional dan paket aerodinamika minimalis.
Meski sudah mengusung jantung mekanis baru V4 850 cc, lintasan basah membuat data performa maksimal seperti top speed, akselerasi kering, dan pemetaan mesin utama tidak bisa dikoleksi secara optimal.
Di sisi lain, kondisi ini justru memberi keuntungan tersendiri. Nakagami sempat menjajal ban prototipe Pirelli, baik kompon basah maupun kering.
Honda pun menjadi pabrikan pertama yang berhasil mengumpulkan data signifikan terkait ban basah Pirelli di motor MotoGP.
BACA JUGA:Meski Dihantam Musim Sulit, Bagnaia Percaya Posisinya di Ducati Masih Aman
BACA JUGA:Realistis Hadapi MotoGP 2026, Fermin Aldeguer Tak Ingin Terjebak Pasang Target Juara Terlalu Cepat
Tes Rider Honda HRC MotoGP, Aleix Espargaro--Honda Racing