MOTORACE.ID -- CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, akhirnya angkat bicara mengenai rumor potensi bergabungnya Pertamina Enduro VR46 Racing Team sebagai tim satelit Aprilia di MotoGP 2027.
VR46 menjalani debut penuh di MotoGP sejak 2022 dan selama ini berstatus sebagai tim satelit Ducati.
Namun, hubungan keduanya dikabarkan mulai merenggang setelah VR46 menolak tawaran Ducati untuk menurunkan dua motor pabrikan pada musim 2026.
VR46 justru memilih hanya menggunakan satu motor pabrikan pada 2026 dan bahkan menyarankan Ducati agar motor pabrikan kedua diserahkan kepada Alex Marquez yang membela BK8 Gresini Racing.
BACA JUGA:Ketika Kemenangan Tak Disambut Meriah, Mugello dan Luka Emosional Ducati MotoGP
BACA JUGA:Alberto Vergani Sebut Toprak Razgatlioglu Sebagai 'Casey Stoner 2.0'
Aprilia Racing Team MotoGP--Aprlia Racing
Situasi tersebut memunculkan spekulasi mengenai masa depan VR46 di MotoGP, termasuk rumor pembicaraan dengan Aprilia untuk kemungkinan kerja sama mulai 2027.
Dalam dua bulan terakhir, VR46 memang disebut mulai menjalin komunikasi dengan Aprilia. Namun, melalui La Gazzetta dello Sport, Sabtu (27/12/2025), Rivola memberikan sinyal yang cenderung menutup pintu.
Ia menegaskan bahwa Aprilia saat ini memprioritaskan kelanjutan kerja sama dengan Trackhouse Racing.
"Memikirkan kemungkinan VR46 milik Valentino bersama Aprilia hanya sebuah saran, tapi prioritas kami melanjutkan kerja sama dengan Trackhouse," ujarnya.
BACA JUGA:Wawan Tembong Amankan Podium Tertinggi Tolak Miskin Championship Kelas Bebek 4T TU 130cc ExRider
Rivola juga menambahkan bahwa hubungan Aprilia dengan Trackhouse semakin solid, terutama berkat kerja sama yang baik dengan Davide Brivio dan performa Raul Fernandez.
Kinerja Trackhouse Racing sepanjang MotoGP 2025 turut mendapat pujian langsung dari Aprilia. Raul Fernandez tampil konsisten dengan sering bertarung di lima besar, termasuk kemenangan dominan di Seri Australia.