MOTORACE.ID --- CEO Gresini Racing, Nadia Padovani, mengaku sangat senang bisa membantu Alex Marquez meraih posisi runner up MotoGP 2025 sekaligus menaklukkan tantangan berat sebagai adik dari pembalap sekaliber Marc Marquez.
Sepanjang kariernya, Alex kerap dibanding-bandingkan dengan sang kakak yang mengoleksi jauh lebih banyak gelar dunia.
Situasi tersebut membuat Alex harus bekerja ekstra keras untuk membuktikan bahwa dirinya bukanlah rider ecek-ecek.
Pada musim 2024, Alex dan Marc sempat bertandem di Gresini yang berstatus sebagai tim satelit Ducati.
BACA JUGA:IMI Jateng Siap Panaskan Musim 2026 Lewat Deretan Kejurnas Otomotif Bergengsi
BACA JUGA:Gelora Bung Tomo Kian Lengkap, Sirkuit Grasstrack dan Motocross Segera Hadir untuk Porprov 2027
Nadia Padovani Gresini bersama Marc Marquez--Gresini Racing
Dengan dukungan teknis yang sama persis, Alex masih kalah bersaing dari Marc. Namun, kondisi itu berubah drastis pada musim 2025.
Meski bertahan di Gresini dengan motor lama, Alex justru menjadi rival terberat Marc dalam perebutan gelar juara dunia.
Marc sendiri hijrah ke Ducati Lenovo Team yang berstatus tim pabrikan dan mendapat motor spesifikasi terbaru. Meski demikian, Alex tetap tampil kompetitif hingga akhir musim dan finis sebagai runner up di belakang sang kakak.
Prestasi tersebut menuai banyak pujian, Padovani mengungkapkan rasa bangganya bisa menaungi Alex sejak 2023.
BACA JUGA:Astra Motor Yogyakarta Hadirkan Program JOYNUARY, Subsidi Hingga Rp2 Juta untuk Pembelian Motor
BACA JUGA:Alvaro Bautista Nilai Kehadiran Jebolan MotoGP Bakal Dongkrak Level Persaingan WorldSBK 2026
Nadia Padovani Gresini bersama Fabio Di Giannantonio dan Alex Marquez--Instagram
"Alex sadar bahwa pada 2023, jika kami tak merekrutnya, ia akan berakhir tanpa tim. Jadi, kami menaruh kepercayaan yang sangat besar kepadanya. Ia pun percaya kepada kami, dan rasa itu datang karena Alex berkembang pesat," ujarnya.