MOTORACE.ID --- Jelang musim balap Moto Grand Prix (GP) 2026 digelar, dua pembalap Indonesia lulusan Astra Honda Racing School (AHRS), Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama, bersiap berangkat ke Barcelona, Spanyol.
Keduanya akan memulai proses adaptasi dan koordinasi dengan mekanik, tim teknis, serta kru mancanegara yang tergabung dalam Honda Team Asia sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi balap dunia.
Veda Ega Pratama asal Gunung Kidul, Yogyakarta, menatap antusias musim perdananya di GP Moto3.
Pencapaian ini menjadi langkah penting dalam perjalanan karier balapnya sekaligus diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda Tanah Air, khususnya para pembalap muda binaan AHRS.
BACA JUGA:Marquez-Bagnaia Waspada, Jorge Martin Targetkan Pole Position MotoGP 2026!
BACA JUGA:Percaya Diri, Jorge Martin Siap Secara Mental dan Fisik: Gak Ada yang Bisa Menghentikan saya
Pembalap Honda Team Asia, Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama--AHM
“Saya siap menghadapi musim balap GP Moto3 dengan dukungan tim terbaik di Honda Team Asia. Saya yakin proses adaptasi dapat saya jalani dengan baik dan bisa bersaing dengan kompetitif. Saya pun berharap perjuangan saya di balapan dunia ini dapat menginspirasi banyak anak muda agar terus pantang menyerah dalam menggapai mimpinya hingga level tertinggi,” ungkap Veda.
Musim lalu, Veda tampil impresif sebagai runner up Red Bull MotoGP Rookies Cup (RBRC) 2025, yang mengantarkannya langsung ke jenjang GP Moto3 meski belum genap berusia 18 tahun.
Pada musim 2026, Veda akan berduet dengan pembalap Jepang, Zen Mitani, di Honda Team Asia.
Sementara itu, Mario Suryo Aji yang memasuki musim ketiganya bersama Honda Team Asia di kelas GP Moto2 menyatakan kesiapannya untuk terus meningkatkan performa di lintasan balap level dunia.
BACA JUGA:Air Force Road Race Championship 2026, DANLANUD Cup Race Resmi Digelar Februari 2026
BACA JUGA:Pride Motorsport Matangkan Mandalika Racing Series 2026, Lima Putaran Siap Digelar Sepanjang Musim
Pembalap asal Magetan, Jawa Timur, lulusan AHRS 2016 ini memanfaatkan jeda antar musim dengan menjaga stamina dan performa melalui latihan bersama pembalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM).
“Musim ini menjadi tahun kelima saya bersaing di ajang Grand Prix. Saya terus berupaya untuk meraih hasil terbaik di level balap manapun dan kesempatan musim ini tidak akan saya sia-siakan. Mohon doa dan dukungannya,” ujar Mario.
Pada musim lalu, salah satu pencapaian terbaiknya diraih saat seri Amerika Serikat dengan finis di posisi kesembilan.
Mario dan Veda mengawali karier balap melalui pembinaan berjenjang di AHRS yang berdiri sejak 2010 dan telah meluluskan lebih dari 150 pembalap muda Indonesia.
BACA JUGA:Era 'Black and Light' Dimulai! VR46 Racing Team Resmi Comeback ke Warna Hitam-Kuning di Roma