MOTORACE.ID --- Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia, mengaku sama sekali tidak terkejut bisa menjalin hubungan yang baik dengan tandemnya, Marc Marquez, di MotoGP.
Hubungan ini justru berbanding terbalik dengan prediksi banyak pihak sebelum keduanya dipasangkan dalam satu tim.
Sejak awal musim 2025, kebersamaan dua nama besar ini berjalan tanpa gesekan, meski kerap terlibat duel sengit di lintasan.
Sebelumnya, Bagnaia dan Marquez diperkirakan akan berselisih. Bagnaia merupakan tiga kali juara dunia sekaligus murid Valentino Rossi, sosok yang dikenal memiliki rivalitas panjang dengan Marquez sejak insiden ‘Sepang Clash’ 2015. Namun kenyataan di garasi Ducati Lenovo Team menunjukkan hal sebaliknya.
BACA JUGA:Java Race Championship Tunjukkan Keseriusan, Dragon Event Organizer Resmi Ditunjuk sebagai Promotor
Pembalap Ducati Lenovo Team MotoGP, Pecco Bagnaia dan Marc Marquez--Ducati Corse
Keduanya justru terlihat akur, saling menghormati, dan tidak pernah terlibat konflik terbuka sepanjang musim berjalan.
Pecco Bagnaia sempat curhat ke Marc Marquez saat berada di dalam mobil di sela Seri Catalunya 2025.
Ketika itu, Bagnaia merasa kesulitan tampil kompetitif di atas Desmosedici GP25, motor yang justru membawa Marquez tampil dominan hingga merebut gelar dunia.
“Sungguh luar biasa aneh melihat betapa cepatnya aku tahun lalu (2024) dan betapa lambannya aku sekarang (2025). Aku makin kehilangan kepercayaan diri,” curhat Bagnaia kepada Marquez kala itu.
BACA JUGA:Resmi Perkuat Ducati MX Team Indonesia, Hilman Maksum Siap Bertarung di Kompetisi Thailand
BACA JUGA:Ducati MX Team Indonesia Resmi Diperkenalkan, Awal Serius Ducati Bangun Kekuatan Motocross Tanah Air
Marquez pun menanggapi, “Kau harus tiba di sirkuit dan melakukan reset. Misano bisa bagus untukmu. Kau lihat saja nanti. Lakukan selangkah demi selangkah, semua akan menjadi lebih baik,” ucapnya.
Momen tersebut kembali diangkat Sky Sport Italia saat peluncuran skuad Ducati Lenovo Team. Bagnaia menegaskan dirinya tidak kaget bisa memiliki hubungan yang sangat baik dengan sang sembilan kali juara dunia.