MOTORACE.ID --- Direktur Tim Monster Energy Yamaha, Massimo Meregalli, menyatakan belum melakukan diskusi langsung dengan Fabio Quartararo terkait kontrak MotoGP 2027.
Ia mengungkapkan bahwa pembahasan mengenai potensi perpanjangan kontrak pembalap berjuluk ‘El Diablo’ tersebut baru dilakukan secara internal oleh manajemen Yamaha.
Kontrak Quartararo sendiri akan berakhir pada akhir musim ini, sehingga masa depan sang juara dunia MotoGP 2021 kembali menjadi sorotan.
Situasi ini terasa krusial karena Quartararo beberapa kali menyuarakan ketidakpuasan terhadap performa Yamaha.
BACA JUGA:Resmi Masuk Keluarga Red Bull, Veda Ega Pratama Disambut Hangat Sesama Rider Moto3 dan Moto2
BACA JUGA:Setelah SCP dan SDC, Dragon Event Organizer Bakal Gelar Sumatera Grasstrack Championship 2026
Pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP, Fabio Quartararo--Yamaha Racing
Sejak kemenangan terakhir di MotoGP Jerman 2022, Yamaha dan Quartararo belum kembali merasakan kemenangan, meski pada musim 2025 Quartararo masih mampu naik podium.
Yamaha pun menaruh harapan besar pada pengembangan mesin V4 yang direncanakan menggantikan mesin inline empat mulai 2026 sebagai langkah kebangkitan performa.
Namun, hasil pengujian awal mesin V4 belum sepenuhnya memuaskan Quartararo.
Ia menegaskan bahwa tes pramusim di Sepang dan Buriram pada Februari mendatang akan sangat menentukan arah masa depannya.
BACA JUGA:Sumber Production Road Race 2026 Siap Digelar di Cimahi, Hadiah Langsung Untuk Tiga Juara Umum
BACA JUGA:Haji Putra Rizky Beri Dukungan Spesial, Hadiah Java Road Race Championship 2026 Dilipatgandakan,
Meski demikian, Yamaha tampak tenang menghadapi situasi tersebut. Dalam peluncuran skuad tim di Jakarta, Rabu (21/1/2026), Meregalli menilai pembicaraan dengan Quartararo masih terlalu dini.
“Seperti yang kamu bayangkan, kami sudah mulai berbicara secara internal. Namun, masih terlalu dini bagi kami untuk mengatakan apa pun,” ungkap pria yang akrab disapa ‘Maio’ itu kepada Crash.net.