Ia memahami kecintaan fans dan pembalap terhadap Phillip Island, tetapi menilai pengelola dan promotor perlu menghadirkan terobosan, termasuk atraksi pendukung di luar lintasan dan peningkatan fasilitas seperti hotel.
Meski keputusan ini terasa emosional bagi banyak pihak, Viegas menekankan bahwa langkah tersebut berbasis pertimbangan komersial.
BACA JUGA:Cleosa Series Championship 2026 Rilis Kalender Sementara, Siap Jelajahi Jawa Tengah dan Jawa Barat
"Katakanlah ini keputusan berbasis komersial, tetapi kita bisa memahaminya. Tentu saja semua orang sedih kehilangan Phillip Island dari kalender," ungkap Viegas.
Ia juga membuka peluang kembalinya Phillip Island di masa depan.
"Namun, pembicaraan terakhir antara (Carmelo) Ezpeleta (CEO Dorna Sports) dengan Tuan (Lindsay) Fox (pemilik sirkuit) adalah, 'Anda selesaikan fasilitasnya dulu, lalu kitaicarakan kans kembali'. Ini bukan perpisahan selamanya," tutupnya.