MOTORACE.ID --- Setelah seri pembuka MotoGP di Buriram, Thailand yang penuh drama, perhatian kini tertuju pada masa depan Marc Marquez bersama Ducati Corse untuk musim 2027.
Banyak pihak mengira kontrak baru sang juara dunia sembilan kali tinggal menunggu pengumuman resmi, namun faktanya Marc justru memilih menunda proses tersebut.
Keputusan ini muncul meski ia saat ini menjadi ujung tombak Ducati, terutama setelah menyelamatkan performa tim di Sprint Race dengan finis posisi ke-2.
Sementara untuk rekan setimnya, Pecco Bagnaia dan Jack Miller, hanya finis di barisan belakang.
BACA JUGA:RH57 Pemula Dragbike Championship 2026 Siap Menggebrak Purwodadi Usai Lebaran, Catat Tanggalnya!
BACA JUGA:Ikatan Motor Indonesia Luncurkan MyIMI, Platform Digital Modern untuk Keanggotaan Otomotif
Marc Marquez dan Marco Bezzecchi--MotoGP
Penyelamat Wajah Ducati di Buriram
Kendati tampil impresif di Sprint Race, nasib sial menghampiri Marc di Main Race.
Velg penyok dan ban belakang rusak membuatnya gagal finis, sementara Aprilia tampil dominan dengan Marco Bezzecchi sebagai juara.
Kondisi ini menegaskan bahwa persaingan MotoGP musim ini akan semakin sengit. Pasca balapan, Marc terbang ke Madrid untuk acara sponsor Estrella Galicia dan secara terbuka membahas status kontraknya untuk 2027.
“Mengenai kontrak—dalam banyak hal, Ducati dan saya sudah sepakat. Tapi seperti yang saya katakan di Thailand, saya meminta Ducati untuk sedikit menunggu. Saya butuh waktu,” ujar Marc.
BACA JUGA:Black Motodify 2026 Siap Digelar di Lima Kota Besar Indonesia, Mulai Mei di Semarang
Pembalap Ducati Lenovo MotoGP, Marc Marquez--Ducati Corse
Alasan di Balik Penundaan Kontrak
Ada dua alasan utama penundaan ini. Pertama, kondisi fisiknya belum 100% pulih dari cedera bahu, sehingga ia enggan berkomitmen jangka panjang sebelum merasa siap tempur.