MOTORACE.ID --- Pembalap Francesco Bagnaia memberi sinyal kuat terkait masa depannya di ajang MotoGP.
Juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 tersebut menyampaikan bahwa dirinya tidak akan lagi memperkuat Ducati Lenovo Team pada musim depan.
Pernyataan itu memang disampaikan secara tersirat, namun maknanya sangat jelas dan menjadi penegasan pertama dari Bagnaia mengenai rencana kariernya setelah beberapa musim sukses bersama Ducati.
Pembalap yang akrab disapa Pecco itu sejak awal memiliki keinginan besar memulai sekaligus mengakhiri karier MotoGP bersama Ducati.
BACA JUGA:Fermin Aldeguer Resmi Comeback di MotoGP Brasil 2026 Usai Cedera Patah Tulang Paha
BACA JUGA:Marc Marquez Pilih Pensiun Tanpa Cedera Ketimbang Memaksakan Karier di MotoGP
Sebagai bagian dari VR46 Riders Academy yang didirikan oleh Valentino Rossi, Bagnaia berkembang menjadi salah satu pembalap paling sukses dalam beberapa tahun terakhir.
Namun situasi di lintasan dan dinamika internal tim membuat rencana tersebut berubah sehingga ia harus mempertimbangkan langkah strategis untuk masa depannya.
Spekulasi yang berkembang di paddock menyebut Bagnaia berpeluang bergabung dengan Aprilia Racing mulai musim 2027.
Ia juga dikabarkan menolak tawaran dari Yamaha Motor Racing meskipun nilai kontraknya disebut lebih besar.
BACA JUGA:Yamaha LFN HP969 Indonesia Racing Team Umumkan Susunan Pembalap ARRC 2026
BACA JUGA:Vario 125 Night Ride di Blitar Pererat Solidaritas Komunitas Honda dan Kampanyekan Safety Riding
Pada saat yang sama, Ducati dirumorkan sedang menyiapkan susunan pembalap baru dengan menduetkan Marc Marquez dan Pedro Acosta untuk proyek jangka panjang mereka.
“Impian dan tujuan saya adalah memulai dan mengakhiri karir di MotoGP bersama mereka. Sayangnya, musim lalu kami mengalami berbagai kesulitan dan wajar jika keadaan berubah, “tegas Pecco kepada GPone.