MOTORACE.ID --- Perjalanan Toprak Razgatlioglu di musim debut MotoGP 2026 mulai menunjukkan arah positif.
Pembalap asal Turki itu perlahan memahami bahwa karakter motor prototipe sangat berbeda dibandingkan Superbike. Perubahan pendekatan ini dinilai menjadi titik awal peningkatan performanya bersama Pramac Yamaha.
Managing Director Yamaha Racing, Paolo Pavesio, mengungkapkan bahwa perkembangan Toprak mulai terlihat setelah ia tidak lagi memaksakan gaya berkendara ala Superbike pada motor Yamaha YZR-M1.
“Dia sempat mencoba membuat MotoGP terasa seperti Superbike agar nyaman. Tapi kemudian dia memahami bahwa ada hal-hal yang tidak bisa dikompromikan,” jelas Pavesio usai seri pembuka di Chang International Circuit, Buriram, Thailand.
BACA JUGA:Fermin Aldeguer Resmi Comeback di MotoGP Brasil 2026 Usai Cedera Patah Tulang Paha
Pembalap Pramac Yamaha MotoGP, Toprak Razgatlioglu--Michelin Motosport
Kendala Teknis dan Penyesuaian Setelan
Sebelumnya, juara bertahan Superbike World Championship itu mencoba mengadaptasi setelan motor Superbike ke MotoGP saat tes pramusim.
Pendekatan tersebut justru menimbulkan kendala, mulai dari kesulitan menjaga kecepatan di tikungan hingga masalah wheelspin.
Bahkan, pengaturan tersebut sempat memicu kendala teknis, termasuk pelepasan aero belakang demi menyesuaikan regulasi tinggi motor, sebelum akhirnya kembali digunakan saat balapan.
Progres Positif di Balapan Pertama
Meski hanya finis di posisi ke-17, Toprak dinilai menunjukkan progres penting. Ia mampu menjaga ritme balap dan mendekati kecepatan rekan setim seperti Fabio Quartararo dan Alex Rins di pertengahan lomba, bahkan finis di depan Jack Miller.
BACA JUGA:Marc Marquez Pilih Pensiun Tanpa Cedera Ketimbang Memaksakan Karier di MotoGP
BACA JUGA:Yamaha LFN HP969 Indonesia Racing Team Umumkan Susunan Pembalap ARRC 2026
“Saya pikir Toprak melakukan pekerjaan yang sangat baik. Dia sudah bisa mendekati pebalap Yamaha lainnya, dan itu adalah tolok ukur penting,” tambah Pavesio.
Yamaha juga memberi ruang bagi Toprak untuk bereksperimen selama masa adaptasi.