Veda Ega Pratama Ceritakan Momen Highside yang Hentikan Balapannya di Moto3 Amerika 2026

Selasa 31-03-2026,19:00 WIB
Reporter : Prasuda Mega
Editor : T. Sucipto

MOTORACE.ID --- Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, mengalami kekecewaan besar setelah gagal finis dalam balapan Moto3 Amerika 2026 di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Texas, Amerika Serikat, pada Senin (30/3/2026) dini hari WIB. 

Start dari posisi keempat, Veda sempat menjaga posisi di belakang Alvaro Carpe, Valentin Perrone, dan Maximo Quiles, sebelum akhirnya tersalip dan turun ke urutan kedelapan.

Pada Lap 3, Casey O'Gorman melebar, memberi Veda kesempatan naik ke posisi ketujuh. 

Di akhir lap, ia mencatatkan waktu tercepat dan berhasil menyalip Joel Esteban pada Lap 4. 

BACA JUGA:Pecco Bagnaia Ungkap Reaksi Soal Manuver Martin di Lap Terakhir Sprint Race MotoGP Amerika 2026

BACA JUGA:Hasil Sprint Race MotoGP Amerika 2026 - Jorge Martin Tampil Perkasa, Acosta Dihukum 8 Detik

Raih Momentum Positif Namun Kecelakaan di Tikungan 11

Meski Maximo Quiles memimpin balapan, Veda mampu bertahan di posisi keenam dan menunjukkan ritme balap yang menjanjikan.

Sayangnya, pada Lap 5, Veda mengalami highside di Tikungan 11, yang juga menyeret Joel Esteban. 

Insiden ini membuat pembalap Honda Team Asia tersebut gagal finis. Beruntung, ia lolos dari cedera serius. 

"Balapan hari ini sangat berat, karena sejak awal banyak pertarungan agresif dalam kelompok saya, dan tidak mudah mengendalikan semuanya. Namun, setelah itu saya mulai merasa lebih baik," ujarnya via rilis resmi tim.

BACA JUGA:Hasil Kualifikasi Moto2 Amerika 2026 - David Alonso Rebut Pole Position, Mario Aji Start dari P19

BACA JUGA:Hasil Kualifikasi Moto3 Amerika 2026 - Alvaro Carpe Pole Position, Veda Ega Start dari Baris Kedua


Pembalap Honda Team Asia, Mario Aji dan Veda Ega Pratama--Honda Team Asia

Pelajaran untuk Balapan Berikutnya

Veda, yang baru berusia 17 tahun dan berasal dari Gunung Kidul, mengakui kecelakaan tersebut murni kesalahannya sendiri. 

"Sayangnya, saya melakukan kesalahan dan itu mengakhiri balapan saya. Saya sedikit melebar, lalu membuka gas terlalu agresif saat masih menikung, dan saya kehilangan kendali motor," jelasnya. 

Kategori :