Komposisi Rider Tak Seimbang, Ini Alasan Liberty Media Soroti Asal Negara Pembalap MotoGP

Sabtu 25-04-2026,07:00 WIB
Reporter : Prasuda Mega
Editor : Denmas

MOTORACE.ID --- Dominasi pembalap asal Spanyol dan Italia dalam ajang MotoGP, termasuk kelas Moto2 dan Moto3, kini menjadi perhatian serius bagi Liberty Media sebagai pemegang hak komersial. 

Berdasarkan laporan Autosport, dari total 76 pembalap yang mengisi grid, sebanyak 32 berasal dari Spanyol dan 12 dari Italia, atau sekitar 57,89 persen dari keseluruhan peserta di tiga kelas tersebut.

Dominasi Pembalap Eropa Jadi Tantangan Globalisasi

Kondisi ini dinilai berpotensi menghambat ekspansi global ajang balap motor paling bergengsi tersebut. 

Bahkan di kelas utama MotoGP, sekitar 40 persen pembalap berasal dari Spanyol. Perubahan kepemilikan dari Dorna Sports ke Liberty Media melalui entitas MotoGP Sports Entertainment Group turut membawa perspektif baru terkait pentingnya keberagaman asal pembalap sebagai strategi pertumbuhan pasar.

BACA JUGA:Motorace Series Grasstrack 2026 Resmi Rilis Jadwal, Siap Jadi Panggung Bergengsi Balap Tanah Lampung

BACA JUGA:Maxxis Rookie Grasstrack Championship 2026 Siap Lahirkan Pembalap Muda Berbakat di Jawa Tengah


Pembalap MotoGP 2026--Michelin Motosport

Strategi Baru Untuk Perluas Pasar Lewat Keberagaman Rider

“Kami menginginkan yang terbaik, tidak masalah dari mana mereka berasal, ”tutur Carmelo Ezpeleta yang tetap menjabat sebagai CEO MotoGP Sports Entertainment Group walaupun telah terjadi perubahan kepemilikan. 

“Yang kami inginkan adalah memiliki pembalap terbaik di dunia. Tetapi jika mereka berasal dari berbagai negara, jauh lebih baik. Memiliki pembalap dari lebih banyak negara bukanlah sesuatu yang kami, sebagai Dorna, paksakan. Tim-tim memahami bahwa itu penting dan bermanfaat,” tambahnya.

Dalam konteks bisnis olahraga, keberagaman pembalap dinilai mampu memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan nilai komersial. 

Sejumlah pembalap non-Eropa seperti Jack Miller, Brad Binder, Ai Ogura, hingga Diogo Moreira menjadi contoh penting dalam membuka pasar baru. Ke depan, potensi perekrutan talenta seperti David Alonso juga menjadi bagian dari strategi untuk memperkuat daya tarik global MotoGP.

Kategori :