MOTORACE.ID --- Ajang balap lurus “One Day Drag Bike Sumber Production 2026” berlangsung meriah di Sirkuit NP Brigif Cimahi, Jawa Barat, pada Sabtu, (25/4/2026).
Ratusan pembalap dari berbagai daerah memadati lintasan untuk menunjukkan performa terbaik di sejumlah kelas yang dipertandingkan.
Antusiasme peserta dan penonton menghadirkan atmosfer kompetitif yang kental, sekaligus menegaskan popularitas drag bike di kalangan pecinta otomotif Tanah Air.
BACA JUGA:Seri Pembuka Yamaha Cup Race 2026 Berlangsung Sengit, Ini Daftar Juaranya
BACA JUGA:Paguyuban Honda Banten Rayakan 17 Tahun, Gelar SunMorGab dan Touring Lintas Kota ke Anyer
Dominasi Riki Butong di Kelas Open
Sorotan utama tertuju pada perebutan gelar Juara Umum Kelas Open yang berhasil diamankan oleh Riki Butong asal Bandung dari tim KRT MAMBA 87.
Ia mengoleksi total 110 poin berkat konsistensi performa di berbagai kelas, termasuk tampil kompetitif di DB1 (Sport 2T Frame Std 155cc Open) dan DB2 (Sport 2T TU 155cc Open).
Hasil ini menegaskan dominasinya sebagai salah satu joki terbaik di lintasan 201 meter.
BACA JUGA:Talenta Muda Sumut Bersinar di AHDC 2026, Yigit dan Bara Tunjukkan Potensi di Lintasan Balap
BACA JUGA:Jejak Manis di Jerez Jadi Modal Veda Ega Pratama Hadapi Moto3 Spanyol 2026
Persaingan Ketat di Kelas Pemula dan Rookies
Persaingan di kategori lain juga berlangsung ketat. Emi Martinez dari Tasikmalaya yang memperkuat KRT MAMBA X ARKA GIR berhasil meraih Juara Umum Kelas Pemula dengan 40 poin.
Sementara itu, Teguh Duduh asal Bandung dari tim CAIMIN RACING X UWOH RACING sukses mengunci gelar Juara Umum Kelas Rookies dengan perolehan 53 poin, memperlihatkan potensi besar dari para pembalap muda.
Dominasi tim juga terlihat di kelas DB1, di mana RCRB RACING TEAM X SP76 MOTOR UWA SUS CREAMPIE menyapu bersih podium melalui Asep Robot, Riki Butong, dan Arif Ucil.
Hasil tersebut menunjukkan keunggulan performa mesin serta strategi tim yang solid. Gelaran ini kembali membuktikan bahwa drag bike tetap menjadi ajang kompetitif sekaligus wadah pembinaan talenta balap di level regional maupun nasional.