MOTORACE.ID --- Black Motodify Seri I Semarang kembali digelar dan menjadi salah satu tolok ukur perkembangan dunia modifikasi di Indonesia.
Ajang yang berlangsung pada Minggu, (3/5/2026) ini sebelumnya juga pernah hadir di Kota Semarang dua tahun lalu, tepatnya di Sirkuit Skadron 31 AYC Penerbad dan Sirkuit Mijen, yang kala itu turut mengangkat tren modifikasi di daerah tersebut.
Pada gelaran 2026 ini, Black Motodify disebut menjadi “kawah candradimuka” bagi para modifikator karena menjadi acuan untuk seri-seri berikutnya di empat kota lain.
BACA JUGA:Hasil Balap WorldSBK Hungaria 2026 - Nicolo Bulega Sukses Sapu Bersih Dua Race di Balaton Park
BACA JUGA:Dua Rider Binaan AHM Bergantian Kuasai Podium di Seri Pembuka Thailand Talent Cup 2026
Kontes Modifikasi, Black Motodify 2026--BlackXperience
Melansir dari blackxperience.com, tercatat 104 unit motor bersaing di 12 kelas berbeda, dengan peningkatan signifikan baik dari sisi jumlah peserta maupun kualitas karya yang ditampilkan.
Perkembangan teknik dan kreativitas modifikasi semakin pesat
Robby selaku Head of Judge Black Motodify menilai kualitas peserta tahun ini meningkat cukup tajam.
“Teknis modifikasi para peserta sudah luar biasa, baik dalam genre rookie, dari rookie fashion, rookie proper, 2 stroke rookie, hingga elegant. Mereka mampu menginstal part secara proper, bermain di regulasi yang tepat serta memberikan soul yang ekspresif," ujar Robby.
BACA JUGA:Hasil Balap WorldWCR Hungaria 2026 - Maria Herrera dan Paola Ramos Berbagi Kemenangan
Kontes Modifikasi, Black Motodify 2026--BlackXperience
Ia juga menyoroti perkembangan di kelas GL Series yang menampilkan penggunaan CNC lebih kreatif, serta wiring yang semakin rapi. Selain itu, gaya klasik tetap dipertahankan namun dikombinasikan dengan sentuhan warna yang lebih berani dan modern.
Tren baru, motor listrik, hingga arah masa depan modifikasi
Tren teknik coloring juga mengalami pergeseran, dari dominasi air brush menuju decal bergaya kartun dengan motif dan animasi.
“Ruang decal jadi lebih luas, seniman decal jadi laris manis dan menjadi senjata di beberapa kelas Sunmori dan Rookie. Ada dua kasta tertinggi big matic yang bertanding di kelas fashion. Menawarkan tema yang baru, dan menanggalkan yang lama. Secara universal perkembangan mereka grafik skill dan look meningkat tajam,” jelas Robby Motostylerz.