MOTORACE.ID --- Pedro Acosta mengaku kecewa setelah disalip Fabio Di Giannantonio pada tikungan terakhir balapan utama MotoGP Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans. Momen tersebut terjadi pada lap penutup ketika pembalap VR46 Racing Team itu berhasil merebut posisi keempat dari Acosta lewat manuver agresif di sektor tikungan ganda terakhir.
Situasi semakin menarik karena setelah berhasil menyalip, Fabio Di Giannantonio terlihat dua kali menoleh ke belakang ke arah Acosta sebelum melewati garis finis.
Gestur tersebut langsung menjadi perhatian paddock dan memancing reaksi dari pembalap muda KTM tersebut yang merasa aksinya terlalu provokatif dalam duel akhir balapan.
BACA JUGA:Absennya Mandalika dari ARRC 2026, Haji Putra Rizky Siap Turun Tangan Demi Kehormatan Indonesia
BACA JUGA:Pelantikan Member Baru dan Family Gathering HPCI Karawang Chapter Berlangsung Hangat
Unfinished business ahead of Barcelona! ????@37_pedroacosta wants some revenge after @FabioDiggia49's last lap overtake ⚔️#FrenchGP ???????? pic.twitter.com/Xh16tZvAjk
— MotoGP™???? (@MotoGP) May 11, 2026
Pedro Acosta Beri Respons Tegas
Acosta tidak menutupi rasa kesalnya terhadap tindakan rivalnya itu.
“Saya akan mencatatnya untuk lain kali, tidak ada yang boleh menyalip saya sambil menatap saya. Kita akan bertemu lagi di balapan berikutnya,” tegas pembalap berusia 21 tahun ini.
Rivalitas Makin Panas Jelang MotoGP 2027
Persaingan keduanya diprediksi semakin menarik karena Diggia dirumorkan akan menggantikan posisi Acosta di tim pabrikan KTM musim depan.
BACA JUGA:Performa Solid Astra Honda Racing Team di ARRC Thailand 2026, Herjun Hanya Selangkah dari Podium
BACA JUGA:Yamaha Racing Indonesia Sukses Perkecil Jarak Klasemen Usai Podium di ARRC Thailand 2026
Di sisi lain, Acosta juga dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk bergabung dengan Ducati pada MotoGP 2027. Meski kecewa dengan hasil akhir balapan, Acosta tetap mengakui kesalahannya sendiri saat terlalu defensif pada lap terakhir.
“Mungkin posisi keempat adalah yang bisa saya raih, tetapi saya pikir Di Giannantonio lebih dekat daripada yang sebenarnya, dan saya terlalu defensif. Bagaimanapun, hari ini adalah kesalahan saya karena saya berpikir dia jauh lebih dekat, dan mungkin saya terlalu banyak bertahan, lalu saya mengacaukan seluruh lap,” pungkas Acosta.