MOTORACE.ID --- Kepedulian Haji Putra Rizky terhadap perkembangan dunia balap nasional kembali mendapat sorotan positif.
Pemilik HP969 tersebut menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pembinaan talenta muda dengan menghibahkan dua unit Yamaha YZF-R15 VVA kepada Mons54Private milik Sudarmono, yang juga dikenal sebagai ayah dari pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama.
Langkah ini dinilai bukan sekadar bantuan biasa, melainkan bentuk kontribusi langsung untuk menjaga regenerasi pembalap Tanah Air agar terus berkembang hingga level internasional.
Dukungan tersebut juga memperlihatkan semakin kuatnya kolaborasi antara tim balap dan sekolah balap dalam mencetak rider potensial masa depan.
BACA JUGA:Sirkuit Panggona Palu Jadi Pembuka Sulawesi Cup Race 2026, Atmosfer Night Race Siap Memanas
BACA JUGA:Cedera Johann Zarco Ternyata Parah, LCR Honda Konfirmasi Pemeriksaan Lanjutan di Prancis
Mons54Private Sudah Banyak Cetak Pembalap Potensial
Nama Mons54Private sendiri sudah cukup dikenal dalam dunia balap nasional. Sekolah balap tersebut disebut berhasil melahirkan banyak pembalap muda berbakat yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional.
Kehadiran fasilitas tambahan berupa motor latihan tentu diharapkan semakin menunjang proses pembinaan rider muda agar lebih kompetitif.
Dukungan dari tokoh otomotif seperti Haji Putra juga mendapat apresiasi dari banyak pelaku balap nasional.
Langkah tersebut dianggap menjadi contoh positif bahwa perkembangan motorsport Indonesia membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk tim balap, komunitas, hingga pembina rider muda.
BACA JUGA:Tembus Empat Besar di WorldSSP Ceko 2026, Aldi Satya Mahendra Makin Percaya Diri Menuju Aragon
BACA JUGA:Link Live Streaming Moto3 Junior Catalunya 2026, Dukung Kiandra Ramadhipa di Barcelona!
Dukungan Nyata untuk Masa Depan Motorsport Indonesia
Bantuan yang diberikan Haji Putra Rizky dinilai menjadi salah satu bentuk investasi jangka panjang bagi dunia balap Indonesia.
Dengan semakin banyaknya dukungan terhadap sekolah balap dan pembinaan usia muda, peluang lahirnya pembalap Indonesia berprestasi di level Asia maupun dunia semakin terbuka lebar.