Cedera Berkepanjangan dan Faktor Emosional, Marc Marquez Diisukan Minta Klausul Pensiun?

Kamis 28-05-2026,03:00 WIB
Reporter : Prasuda Mega
Editor : Denmas

MOTORACE.ID --- Pengamat senior MotoGP, Carlo Pernat, mengungkapkan bahwa Marc Marquez disebut secara khusus meminta adanya klausul pensiun dalam perpanjangan kontraknya untuk musim 2027–2028. 

Klausul ini memberi kebebasan bagi sang juara dunia MotoGP 2025 itu untuk mengakhiri karier kapan saja tanpa kewajiban membayar penalti kontrak. 

Menurut Pernat, keputusan tersebut tidak lepas dari kondisi fisik Marquez yang kerap terganggu akibat riwayat cedera panjang, sehingga muncul pertimbangan serius terkait daya tahannya di level tertinggi. 

Ia juga menilai, tekanan kompetisi yang terus berlangsung membuat pembalap asal Spanyol itu mulai mengevaluasi masa depannya di lintasan MotoGP.

BACA JUGA:Hasil Balap Moto4 European Cup Catalunya 2026: Alvaro Lucas Menang Dramatis, Edoardo Savino Tertinggal Tipis

BACA JUGA:Kejutan! Kiandra Ramadhipa Tiba-Tiba Podium dan Tembus Peringkat 2 Klasemen Moto3 Junior 2026


Pembalap Ducati Lenovo MotoGP, Marc Marquez--Michelin Motosport

Klausul Pensiun dalam Kontrak

Carlo Pernat menyebut bahwa permintaan klausul tersebut menjadi bagian penting dalam negosiasi kontrak jangka panjang Marquez Bersama Ducati Lenovo Team. Hal ini mencerminkan keinginan untuk memiliki fleksibilitas dalam mengambil keputusan akhir karier tanpa terikat penalti finansial.

Cedera dan Beban Fisik yang Terus Berulang

Pernat menilai kondisi fisik menjadi faktor utama yang memengaruhi cara berpikir Marquez. “Dia sudah merasakan absen dari banyak balapan, dan sekarang merasakannya lagi karena operasi. Wajar kalau muncul pertanyaan apakah sudah saatnya berhenti,” buka Pernat yang juga pengamat senior balap MotoGP ini.


Alex Marquez usai kecelakaan di MotoGP Catalunya 2026--X/AlexMarquez73

Dampak Emosional dari Insiden Alex Marquez

Faktor emosional juga ikut memperkuat pertimbangan tersebut, terutama setelah kecelakaan horor yang dialami adiknya, Alex Marquez, pada MotoGP Catalunya 2026 yang menyebabkan patah tulang selangka. Pernat menilai momen itu memberikan dampak psikologis yang besar. 

“Melihat saudaramu menabrak tembok seperti itu pasti membuatmu berpikir jauh lebih dalam,” ungkap Pernat.

BACA JUGA:Masa Depan Masih 'Abu-abu', Nicolo Bulega Singgung Kekecewaan Jika Gagal ke MotoGP 2027

BACA JUGA:Agam Abdillah Tampil Dominan di AHDC Tasikmalaya 2026, Amankan Kemenangan di Kelas Beginner

Masih Memiliki Motivasi Balap

Meski berbagai pertimbangan muncul, Pernat menegaskan bahwa Marquez masih memiliki motivasi besar untuk tetap bersaing di musim 2027. 

Kategori :