MOTORACE.ID --- Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, masih menjaga peluang untuk kembali merebut gelar juara dunia MotoGP pada musim 2026 setelah sebelumnya sukses meraihnya pada musim 2024 bersama Pramac Racing.
Persaingan di papan atas klasemen masih sangat ketat karena dirinya hanya terpaut 17 poin dari rekan setimnya, Marco Bezzecchi.
Dalam tujuh seri yang sudah berlangsung, Martin menunjukkan konsistensi tinggi dengan beberapa kali naik podium, termasuk kemenangan di Grand Prix Le Mans serta finis kedua di Brasil, Amerika Serikat, dan Mugello pada akhir pekan sebelumnya.
Dengan masih tersisa 15 seri lagi dan total 555 poin yang diperebutkan, peluang juara masih terbuka lebar bagi para pembalap papan atas.
BACA JUGA:Kandidat Kuat Pendamping Aldeguer di VR46 Racing Team: Bukan Nama Lama, Tapi Bintang WorldSBK
BACA JUGA:Aldi Satya Mahendra Jaga Tren Positif dan Konsistensi Raih Poin di Paruh Musim WorldSSP 2026
Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi--MotoGP
Performa Aprilia Mulai Stabil di Berbagai Sirkuit
Sepanjang MotoGP 2026 berjalan, Aprilia Racing menunjukkan perkembangan performa yang cukup stabil di berbagai karakter sirkuit.
Jorge Martin sendiri mengakui bahwa motor yang ia gunakan saat ini sudah mampu bersaing di banyak kondisi lintasan, meski tetap ada beberapa trek yang masih menyulitkan.
Kombinasi antara kerja tim, metode pengembangan, dan adaptasi motor menjadi faktor penting yang membuat mereka tetap kompetitif di barisan depan.
Fokus Latihan Jadi Kunci Utama Persaingan
Meski peluang juara masih terbuka, Martin menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terlalu fokus pada klasemen sementara. Ia lebih memilih menjaga konsistensi melalui latihan dan persiapan harian yang ketat.
BACA JUGA:Astra Honda Dream Cup 2026 Seri Riau Hadir di Sirkuit Bangkinang Akhir Pekan Ini, Simak Detailnya
BACA JUGA:Alex Rins Terancam Tanpa Kursi di MotoGP 2027, Inilah Daftar Tim yang Menjadi Harapan Terakhirnya
“Saya akan selalu berjuang untuk gelar juara, saya akan selalu berjuang untuk menjadi juara, selama masih ada kemungkinan secara matematis. Tetapi memikirkan hal tentang gelar juara, saat ini sama sekali tidak memberi saya kontribusi apapun. Yang memberi saya kontribusi adalah bekerja setiap hari di rumah, kemudian bangun pagi setiap hari dan berlatih selama 7 jam nonstop, dan itulah yang akan membawa saya, pada akhir tahun, untuk berjuang memperebutkan gelar juara, atau tidak. Kita lihat saja nanti,” terang Jorge Martin kepada Motorsport.com.
Persaingan Ketat dan Peringatan untuk Tetap Fokus
Martin juga menilai bahwa kompetisi MotoGP musim ini berjalan sangat ketat, di mana setiap pabrikan mampu tampil kompetitif di berbagai seri.