MOTORACE.ID --- Massimo Rivola akhirnya angkat bicara terkait kecelakaan beruntun yang mewarnai balapan utama MotoGP Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park.
CEO Aprilia Racing tersebut secara terbuka mengakui bahwa insiden yang terjadi di tikungan pertama pada lap pembuka dipicu oleh kesalahan Jorge Martin.
Rivola menegaskan tim tidak mencari alasan dengan menyalahkan kondisi lintasan maupun masalah teknis pada perangkat start motor.
Menurutnya, insiden balap memang bisa terjadi, namun tanggung jawab tetap harus diakui oleh pihak yang terlibat.
BACA JUGA:Rebutkan Piala Walikota Batam, Kepri Cup Prix 2026 Siap Digelar di Sirkuit Temenggung Abdul Jamal
BACA JUGA:Siap Bersaing? Berikut Daftar Kategori Kelas Matapanah Rookie Drag Bike Bhayangkara Cup 2026
Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin--Instagram Jorge Martin
Lima Pembalap Jadi Korban
Kecelakaan tersebut melibatkan beberapa rider yang langsung terseret dalam insiden di Tikungan 1, yakni:
- Jorge Martin (Aprilia Racing)
- Marco Bezzecchi (Aprilia Racing)
- Raul Fernandez (Trackhouse Racing)
- Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team)
- Fermin Aldeguer (Gersini Racing)
Dari sejumlah pembalap yang terjatuh, hanya Fabio Di Giannantonio yang mampu kembali ke lintasan dan menyelesaikan balapan di posisi ke-12.
Sementara empat pembalap lainnya terpaksa mengakhiri race lebih cepat akibat kerusakan motor maupun kondisi yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan perlombaan.
BACA JUGA:Jangan Sampai Ketinggalan, Catat Tanggal Pelaksanaan Black Motodify 2026 di Kota Manado
Martin Terima Hukuman di Brno
Sebagai konsekuensi atas keterlibatannya dalam insiden tersebut, Jorge Martin dijatuhi sanksi double long lap penalty.
Hukuman itu akan dijalani pada seri MotoGP berikutnya yang berlangsung di Sirkuit Brno, Republik Ceko.
Keputusan steward sekaligus menjadi pukulan bagi Martin yang sedang berupaya mengumpulkan poin penting dalam persaingan musim 2026.