MOTORACE.ID --- MotoGP kembali melakukan penyempurnaan regulasi teknis dan sportif untuk meningkatkan aspek keselamatan, keadilan kompetisi, serta kesiapan fisik para pebalap.
Salah satu perubahan terbaru dari Grand Prix Commission (GPC) adalah pemberian hak tes evaluasi khusus selama satu hari bagi pebalap pengganti (substitute rider) sebelum tampil di balapan resmi.
Kebijakan ini merupakan perluasan dari aturan yang sebelumnya hanya berlaku bagi pebalap reguler yang baru pulih dari cedera panjang.
Meski dinilai membawa manfaat besar dalam membantu proses adaptasi terhadap motor MotoGP, sejumlah pihak menilai implementasinya masih berpotensi menimbulkan persoalan ketika berbenturan dengan jadwal larangan tes (Summer Test Ban) yang sudah ditetapkan dalam kalender kejuaraan.
BACA JUGA:Marc Marquez Ungkap Alasan Tetap Tinggal di Spanyol, Bukan Andorra Seperti Mayoritas Pembalap MotoGP
BACA JUGA:Crew Chief Ungkap Kehebatan Toprak Razgatlioglu di MotoGP, Gaya Balapnya Sampai Bikin Tim Takut
Pembalap BK8 Gresini Racing MotoGP, Fermin Aldeguer--Gresini Racing
Aturan Baru untuk Pebalap Pengganti
Perluasan regulasi tersebut memberikan kesempatan kepada pebalap pengganti untuk menjalani satu hari tes privat menggunakan motor MotoGP sebelum turun di akhir pekan balapan. Namun, terdapat beberapa persyaratan yang wajib dipenuhi.
- Berlaku bagi pebalap pengganti yang menggantikan rider cedera.
- Tidak mengikuti balapan atau tes MotoGP dalam kurun minimal 45 hari sebelum seri yang diikuti.
- Mendapat jatah tes privat selama satu hari.
- Maksimal menggunakan tiga set ban Michelin selama sesi tes.
Sebelumnya, aturan serupa lebih dikenal sebagai "Jorge Martin Law" yang diperkenalkan pada musim 2025 untuk membantu pebalap reguler yang kembali membalap setelah absen panjang akibat cedera.
BACA JUGA:Kejurda Dragbike 201 Meter Putaran 1 Siap Digelar di Cimahi, Perebutkan Tiga Gelar Juara Umum
Berpotensi Berbenturan dengan Summer Test Ban
Meski memiliki tujuan positif, regulasi baru tersebut dinilai masih menyimpan potensi kendala operasional.
Salah satu contoh yang banyak dibahas adalah kemungkinan penggunaan pebalap pengganti di Gresini Racing apabila Fermin Aldeguer tidak dapat tampil pada GP Inggris di Silverstone.
Dalam simulasi tersebut, Iker Lecuona memenuhi syarat karena tidak menjalani balapan maupun tes MotoGP selama lebih dari 45 hari.
Namun, kesempatan menjalani tes justru terbentur aturan Summer Test Ban yang melarang seluruh aktivitas tes privat pada 13 Juli-4 Agustus. Kondisi tersebut membuat waktu yang tersedia menjadi sangat terbatas sebelum rangkaian GP Inggris dimulai.