Jelang MotoGP 2026, MGPA Perkuat Kesiapan Marshal dan Tim Medis di Mandalika

Senin 10-08-2026,06:00 WIB
Reporter : Prasuda Mega
Editor : Denmas

MOTORACE.ID ---  Persiapan menuju rangkaian balap internasional di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika terus diperkuat MGPA. 

Pada Kamis, (6/8/2026), penyegaran kompetensi marshal dilakukan sebagai bagian dari persiapan LFN FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) putaran keempat yang berlangsung 7-9 Agustus 2026, sekaligus menjadi tahapan awal menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia pada 9-11 Oktober 2026. 

Program tersebut difokuskan pada pembaruan pemahaman terkait regulasi dan prosedur keselamatan yang mengacu pada standar Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM). 

Momentum ARRC juga dimanfaatkan sebagai simulasi operasional sebelum sirkuit menghadapi balapan MotoGP dengan tingkat kompleksitas yang lebih tinggi.

BACA JUGA:ITDC dan Polda NTB Perkuat Persiapan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Targetkan Lebih dari 145 Ribu Penonton

BACA JUGA:Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Sambangi Purwokerto, Jadi Panggung Pebalap Muda Menuju Level Nasional

Chief Marshal Jadi Ujung Tombak Pelatihan

Track, Race Electronic, Motorsport Manager MGPA sekaligus Clerk of the Course (COC), Muhammad Awallutfi Andhika Putra, menjelaskan, “Pelatihan dilaksanakan menggunakan pendekatan Training the Trainers. Pada tahap awal, materi diberikan kepada para Chief Marshal yang nantinya menjadi ujung tombak pelatihan seluruh marshal di lapangan. Jelang MotoGP berlangsung, para Chief Marshal akan memberikan pelatihan awal kepada anggota marshal di pos masing-masing.”

“Setelah itu, tim memastikan seluruh personel memahami secara detail prosedur kerja sebelum benar-benar menjalankan tugas di lintasan. Sistem berjenjang ini memungkinkan transfer pengetahuan berlangsung lebih efektif sekaligus menjaga konsistensi standar keselamatan di setiap titik sirkuit,” jelas Dhika sapaan akrab Muhammad Awallutfi Andhika Putra. 

Dalam ARRC pekan ini, sebanyak 200 marshal ditempatkan di berbagai titik pengawasan, sementara 35 Chief Marshal telah mengikuti sesi penyegaran. 

Mereka bertugas menjadi koordinator lapangan sekaligus penghubung antara Race Control dengan marshal di setiap sektor.

BACA JUGA:Marco Bezzecchi Siap Ambil Risiko Demi Tampil di MotoGP Inggris 2026, Meski Belum Fit

BACA JUGA:Jangan Sampai Terlewat! Ini Jadwal Lengkap LFN ARRC Mandalika 2026

Tenaga Medis Juga Diperkuat

Selain marshal, kesiapan medis turut menjadi perhatian melalui program Motosport Emergency Academy. 

Pelatihan tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dalam menghadapi kondisi darurat di lintasan balap yang membutuhkan respons cepat dan koordinasi dengan marshal serta Race Control. 

Chief Medical Officer Pertamina Mandalika International Circuit, Eko Widya Nugroho, menjelaskan, “Motosport Emergency Academy dirancang untuk membekali tenaga kesehatan dengan kompetensi khusus dalam menangani kondisi darurat di arena balap. Berbeda dengan penanganan medis di rumah sakit pada umumnya, tenaga medis di lintasan harus mampu memberikan respon cepat terhadap berbagai potensi kecelakaan pada tingkat tinggi yang membutuhkan koordinasi erat dengan marshal, Race Control, hingga tim kerja.”

Kategori :

Terpopuler