Bagi para siswa, kehadiran influencer otomotif dapat menjadi gambaran bahwa dunia kendaraan memiliki ruang yang luas untuk dikembangkan.
Jalurnya tidak hanya berkaitan dengan mekanik atau teknisi, tetapi juga mencakup modifikasi, konten otomotif, komunitas, industri aftermarket, hingga motorsport.
BACA JUGA:Seri 2 Tolak Miskin Road Race Championship 2026 Resmi Dibatalkan, Seri Selanjutnya Digelar November
SMK Walang Jaya dan Pembinaan Balap Nasional
Di balik kegiatan edukasi tersebut, SMK Walang Jaya memiliki identitas yang cukup kuat dalam pembinaan otomotif dan balap motor.
Sekolah ini memiliki program keahlian Teknik Bisnis Sepeda Motor, sementara aktivitas balap juga dikembangkan melalui divisi balap dan tim yang aktif mengikuti kompetisi.
SMK Walang Jaya Racing Team bahkan disebut sebagai salah satu tim balap berbasis sekolah yang aktif di kancah nasional.
Kehadiran BullAES di sekolah dengan kultur balap seperti ini membuat kegiatan tidak berhenti pada pengenalan produk.
BACA JUGA:Speedweek Drag Bike 2026 Series 2 Siap Digelar, Puluhan Kelas Bakal Ramaikan Kalimantan Selatan
Ada pertemuan antara pendidikan otomotif, teknologi aftermarket, influencer, dan pembinaan atlet balap dalam satu lingkungan.
Bagi siswa yang sejak awal sudah dekat dengan dunia motorsport, pengalaman tersebut dapat menjadi tambahan wawasan mengenai bagaimana keterampilan yang mereka pelajari di sekolah bisa berkembang menjadi peluang di industri otomotif nasional.