MOTORACE.ID --- Kemenangan Marc Marquez pada MotoGP San Marino 2026 di Misano membawa perubahan besar pada persaingan klasemen sementara.
Pembalap Ducati Lenovo Team tersebut kini mengoleksi 274 poin, sama dengan Jorge Martin, tetapi berhak menempati posisi teratas berkat jumlah kemenangan Grand Prix yang lebih banyak, yakni lima kemenangan berbanding satu milik Martin.
Kondisi tersebut menjadi pencapaian penting karena tujuh Grand Prix sebelumnya Marquez masih tertinggal 102 poin dari pemimpin klasemen.
Dalam tujuh putaran terakhir, rider asal Spanyol itu berhasil mengumpulkan 102 poin, termasuk kemenangan di Brno, Sachsenring, Aragon, dan Misano.
BACA JUGA:Honda Bikers Day 2026 Siapkan Ruang untuk Komunitas, Dari Silaturahmi hingga Adu Kreativitas
BACA JUGA:Musprov IMI Jambi ke-7 Dijadwalkan Oktober 2026, Siapa Sosok yang Berpeluang Jadi Ketua Baru?
Tardozzi Minta Ducati Tetap Fokus
Davide Tardozzi selaku Team Manager Ducati Lenovo menilai kemenangan di Misano menunjukkan kemampuan Marquez dalam menghadapi persaingan musim ini.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa kejuaraan masih menyisakan delapan putaran sehingga perolehan poin masih dapat berubah.
“Menurut saya, di Misano ini, Marc telah menunjukkan jati dirinya. Namun di sisi lain, kita tahu bahwa masih ada delapan balapan tersisa. Masih banyak poin yang bisa diperebutkan dan kami sangat mengenal para pesaing kami. Jadi kami harus tetap fokus menjalani balapan demi balapan serta berusaha mengumpulkan lebih banyak poin jika memungkinkan,” ujar Davide Tardozzi.
BACA JUGA:Jelang MotoGP Mandalika 2026, Perawatan Sirkuit Ternyata Tak Pernah Berhenti
BACA JUGA:Dunia Balap Kehilangan Andry Dry, Mantan Pembalap Nasional yang Aktif Membina Talenta Muda
Rekor Comeback Masih Bisa Dipecahkan
Kebangkitan Marquez juga berpotensi menciptakan catatan baru dalam sejarah MotoGP apabila ia mampu mengakhiri musim sebagai juara dunia.
Defisit 102 poin yang berhasil dipangkas saat ini sudah menjadi salah satu comeback terbesar dalam sejarah kejuaraan, sedangkan rekor sebelumnya dibuat Francesco Bagnaia pada 2022 setelah mengejar ketertinggalan 91 poin dari Fabio Quartararo.
Martin dan Bezzecchi Masih Punya Peluang
Jorge Martin menyelesaikan GP San Marino di posisi kelima sehingga kehilangan posisi teratas meski jumlah poinnya tetap sama dengan Marquez.
Marco Bezzecchi yang sebelumnya juga berada dalam persaingan gelar kini tertinggal 33 poin dari duo pemimpin klasemen setelah gagal finis di Misano.