MOTORACE.ID --- Toprak Razgatlioglu mengungkap pengalaman kurang menyenangkan saat menjalani balapan MotoGP Austria bersama Pramac Racing.
Rider asal Turki tersebut mengaku motor Yamaha yang ditungganginya kesulitan mendapatkan cengkeraman, terutama pada awal balapan, sehingga membuatnya kesulitan menjaga akselerasi.
Kondisi tersebut bahkan membuat Toprak sempat berpikir untuk kembali ke pit karena merasa performa motornya tidak cukup kompetitif.
Meski begitu, ia tetap memaksakan diri menyelesaikan balapan sebagai bentuk penghormatan kepada Yamaha.
BACA JUGA:Aceh Tengah Bersiap Jadi Arena Adu Cepat, Kejurprov Grasstrack 2026 Round 3 Digelar Akhir Pekan Ini
BACA JUGA:Diuji Jelang Regulasi 2027, MotoGP 850 cc Ternyata Sudah Mampu Dekati Catatan 1000 cc
Pembalap Pramac Racing Yamaha, Toprak Razgatlioglu--Michelin Motorsport
Toprak Kesulitan Dapat Cengkeraman
Masalah utama yang dirasakan Toprak muncul sejak beberapa lap pertama ketika ban masih dalam kondisi baru. Alih-alih mendapatkan grip yang cukup, motor justru terasa terus mengalami wheelspin ketika berakselerasi.
“Saya sangat terkejut karena di awal, dalam 5 lap pertama, saya tidak merasakan cengkeraman sama sekali; saya hanya merasakan motor berputar. Saya benar-benar marah saat di atas motor karena saya hanya bertanya pada diri sendiri, jika ini ban baru, bagaimana mungkin tidak ada cengkeraman di awal. Oke, menjelang akhir balapan, ban akan aus tetapi di awal, kita tidak bisa menerimanya begitu saja, “ungkap Toprak Razgatlioglu mengutip dari Crashnet.
Sempat Terpikir Kembali ke Pit
Situasi tersebut semakin terasa pada penghujung balapan karena Toprak kesulitan mendapatkan akselerasi optimal di lintasan lurus. Juara dunia WorldSBK 2024 dan 2025 itu bahkan mengaku tidak menikmati balapan karena hanya berusaha membawa motornya hingga garis finis.
“Jika motor tidak memiliki cengkeraman yang baik, motor tidak akan berakselerasi. Di 6 lap terakhir, saya bertanya pada diri sendiri, bagaimana mungkin saya bisa menyelesaikan balapan karena di lintasan lurus, motor hanya berputar saja. Saya juga terkadang berpikir untuk kembali ke pit tetapi saya hanya menghormati Yamaha dengan terus balapan karena kecepatannya sangat buruk. Saya hanya mencoba menyelesaikan balapan, tetapi saya tidak menikmatinya. Saya rasa hal yang sama terjadi pada semua Yamaha,” tambah Toprak Razgatlioglu.
BACA JUGA:21 Kelas Dipertandingkan, Kejurnas Pertamax Turbo Drag Bike 2026 Region Sumatera Siap Panaskan Batam
BACA JUGA:BMW Motorrad Cetak Sejarah di FIM EWC 2026, Jadi Pabrikan Eropa Pertama yang Juara
Performa Yamaha Jadi Sorotan
Pengakuan tersebut menunjukkan tantangan Toprak dalam menjalani musim debutnya di MotoGP bersama Pramac Racing. Setelah sebelumnya mendominasi WorldSBK, ia kini harus beradaptasi dengan karakter motor dan persaingan yang berbeda di kelas premier. Keluhan mengenai grip dan akselerasi menjadi salah satu aspek yang masih harus dicari solusinya bersama Yamaha.