MOTORACE.ID --- Jorge Martin mengambil keputusan terkait masalah arm pump yang sempat mengganggu penampilannya di MotoGP San Marino.
Pembalap Aprilia Racing tersebut memilih menunda operasi setelah kondisi lengannya terasa jauh lebih baik ketika menghadapi MotoGP Austria.
Keputusan itu diambil setelah Martin mampu tampil kompetitif di Red Bull Ring dengan merebut kemenangan Sprint Race dan finis kedua pada balapan utama di belakang Pedro Acosta, sekaligus kembali memimpin klasemen MotoGP 2026.
Sebelumnya, Austria menjadi ujian bagi Martin untuk menentukan apakah masalah pada lengannya membutuhkan tindakan operasi sebelum memasuki rangkaian balapan di luar Eropa.
BACA JUGA:Hasil Race 2 Final Kejurnas Motoprix 2026 Region B di Sirkuit Mijen Semarang
BACA JUGA:Hasil Balap Kejurnas Pertamax Turbo Drag Bike 2026 Region 1 Putaran 3 di Bengkulu
Kondisi Lengan Martin Lebih Baik
Masalah arm pump sebelumnya membuat Martin kehilangan performa saat memimpin balapan MotoGP San Marino di Misano.
Setelah kondisi tersebut tidak kembali mengganggunya secara signifikan di Austria, pembalap asal Spanyol itu memilih melanjutkan musim tanpa operasi untuk sementara.
"Kondisi saya belum 100%. Namun, saya merasa jauh lebih baik dibandingkan saat di Misano. Jadi, kami berada di jalur yang tepat," ujar Jorge Martin setelah finis sebagai runner-up di belakang Pedro Acosta.
"Saya tidak akan menjalani operasi besok. Saya akan mencoba untuk terus seperti ini," sambung Martin.
BACA JUGA:Hasil Balap Dandim Bondowoso Drag Bike Cup 2026 dalam Rangka HUT TNI ke-81
Operasi Bukan Pilihan untuk Saat Ini
Martin kini bersiap menghadapi rangkaian balapan Asia-Pasifik yang dimulai dari MotoGP Jepang. Setelah Austria, ia memiliki jeda sebelum menghadapi lima Grand Prix dalam enam pekan, sehingga kondisi fisiknya menjadi salah satu faktor penting dalam mempertahankan performa. Saat memasuki rangkaian tersebut, Martin unggul 12 poin atas Marc Marquez dan 42 poin atas rekan setimnya, Marco Bezzecchi.
Aprilia juga mendukung keputusan tersebut. Massimo Rivola menilai tidak menjalani operasi saat ini memiliki risiko lebih rendah karena Martin mampu menyelesaikan balapan Austria tanpa kembali mengalami kendala pada lengannya.
"Tidak, menurut saya tidak demikian. Saya rasa Jorge ingin tetap fokus, konsisten, dan tidak mengambil risiko saat ini," ujar Rivola kepada Sky Italia.