"Sejak Aragon, perasaan saya saat mengendarai motor selalu konsisten baik, dan hal itu memberikan kami kepercayaan diri," kata Marquez.
"Di atas kertas, secara historis Indonesia bukanlah sirkuit terbaik bagi saya, dan sebelumnya saya belum pernah berhasil menyelesaikan balapan utama; terlepas dari ironi tersebut, tujuan utama bersama tim justru untuk membalikkan tren itu dan menjalani akhir pekan yang kuat," papar Marquez.
BACA JUGA:Mawan Dragon Terpilih Aklamasi sebagai Ketum IMI Jambi 2026-2030
Marc Marquez Ingin Putus Tren Buruk di Mandalika
Persaingan di Mandalika juga tidak hanya akan mempertemukan Marc dan Martin. Aprilia bersama Martin serta Marco Bezzecchi berpotensi kembali memberikan tekanan kepada Ducati, terlebih Mandalika memiliki karakter yang selama ini cukup kompetitif bagi Aprilia.
Bagi Marc, target utama akhir pekan ini bukan sekadar mengejar puncak klasemen, tetapi juga menyelesaikan balapan Grand Prix Indonesia untuk pertama kalinya.
Jika berhasil melakukannya dengan raihan poin besar, pembalap bernomor 93 itu berpeluang sekaligus mengubah catatan buruknya di Mandalika.