MOTORACE.ID --- Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 mencatat rekor 157.875 pengunjung selama penyelenggaraan di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 9-11 Oktober 2026.
Jumlah tersebut meningkat 12,5 persen dibandingkan edisi 2025 yang mencatat 140.324 pengunjung.
Berdasarkan kajian Lembaga Teknik dan Manajemen Industri (LETMI) Institut Teknologi Bandung (ITB), ajang MotoGP Mandalika tahun ini menghasilkan estimasi dampak ekonomi sebesar Rp5,2 triliun, naik 4,8 persen dari Rp4,96 triliun pada tahun sebelumnya.
BACA JUGA:Jadwal Lengkap Yamaha Cup Race 2026 Seri 3 di Sirkuit Boyolali, Free Practice hingga Main Race
Penonton MotoGP Mandalika 2026 Juga Menyaksikan Aksi Musisi Papan Atas Indonesia--MGPA
Belanja Wisatawan Ikut Menggerakkan Ekonomi
Pelaksana Tugas Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, mengatakan manfaat ekonomi sudah terasa sebelum balapan dimulai karena wisatawan domestik dan mancanegara datang lebih awal untuk menginap, menikmati kuliner, menggunakan transportasi lokal, hingga mengunjungi destinasi wisata di sekitar Mandalika.
Kajian LETMI–ITB juga memperkirakan rata-rata pengeluaran pengunjung mencapai Rp8,56 juta per orang, dengan estimasi total belanja langsung sebesar Rp1,35 triliun.
Perhitungan tersebut mencakup pengeluaran sejak sepekan sebelum hingga selama event berlangsung, termasuk akomodasi, makanan dan minuman, transportasi, hiburan, wisata, serta oleh-oleh.
BACA JUGA:Jambore CB Jawa Timur 2026 Makin Meriah, Hadirkan Drag Bike dari Kelas Rookie hingga Komunitas
BACA JUGA:Sumber Production x Propermio Drag Bike 201M Digelar Akhir Oktober, Buka Kelas Khusus Mio
Suasana Penonton di MotoGP Mandalika 2026--MGPA
Jumlah Pengunjung Diklaim Mencapai Rekor Baru
Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Troy Warokka, menyebut peningkatan jumlah pengunjung menunjukkan antusiasme terhadap MotoGP Mandalika terus tumbuh.
Menurutnya, angka 157.875 pengunjung mengacu pada data yang dikonfirmasi dan dirilis Dorna Sports melalui pemindaian elektronik arus masuk, termasuk kegiatan utama serta side event yang masuk dalam cakupan pencatatan.
Troy juga menilai pelaksanaan tahun ini lebih tertib, dengan penataan area paddock, stan makanan, dan UMKM yang semakin baik.