Pedro Acosta Bantah Pindah ke Ducati demi Kalahkan Marc Marquez, Ini Alasannya

Minggu 18-10-2026,14:00 WIB
Reporter : Prasuda Mega
Editor : Denmas

MOTORACE.ID --- Pedro Acosta membantah anggapan bahwa keputusannya meninggalkan Red Bull KTM Factory Racing dan bergabung dengan Ducati Lenovo pada musim MotoGP 2027 semata-mata untuk mengalahkan Marc Marquez menggunakan motor yang sama. 

Pembalap asal Spanyol tersebut menegaskan, alasan utamanya adalah kesempatan untuk bergabung dengan tim kompetitif sekaligus belajar langsung dari salah satu pembalap terbaik dalam sejarah MotoGP. 

Acosta dijadwalkan menghadapi era regulasi baru dengan motor berkapasitas 850 cc pada musim depan.

BACA JUGA:Jadwal Lengkap Yamaha Cup Race 2026 Seri 3 di Sirkuit Boyolali, Free Practice hingga Main Race

BACA JUGA:Berlanjut ke Putaran 4, Kejurnas Pertamax Turbo Drag Bike 2026 Region 1 Sumsel Digelar Akhir Pekan Ini di Tanjung Senai


Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta di MotoGP Mandalika 2026--Michelin Motorsport

Acosta Ungkap Alasan Meninggalkan KTM

Acosta menjelaskan bahwa dirinya tidak pernah menjalani negosiasi kontrak baru dengan KTM. Menurutnya, pabrikan Austria tersebut sempat mengirimkan kontrak yang kemudian ia tolak, meski pihak KTM berusaha membujuknya untuk bertahan.

“Masalahnya adalah saya tidak pernah bernegosiasi dengan KTM. Mereka mengirimkan kontrak kepada saya, lalu saya menolaknya. Mereka datang untuk mencoba membujuk saya, dan saya mengatakan kepada mereka bahwa tidak mungkin saya akan mengubah pikiran karena ketika saya ingin pergi dari sini tahun lalu, mereka menuduh saya tidak memenuhi kontrak saya.”

Ingin Belajar dari Pembalap Terbaik

Acosta menegaskan bahwa dirinya bersama sang manajer, Albert Valera, hanya ingin memastikan ia mendapatkan motor dan tim yang kompetitif. Ia juga menyebut kesempatan bekerja bersama Marquez sebagai pengalaman berharga yang tidak ingin dilewatkannya.

“Satu-satunya tujuan yang saya dan Albert Valera sebagai manajer saya miliki adalah untuk menempatkan saya di atas motor paling kompetitif dan di tim paling kompetitif dalam 10 tahun terakhir, dan saya mengatakan 10 (tahun) hanya untuk memberikan angka,” terang Pedro Acosta yang masih berusia 22 tahun.

BACA JUGA:Jambore CB Jawa Timur 2026 Makin Meriah, Hadirkan Drag Bike dari Kelas Rookie hingga Komunitas

BACA JUGA:Sumber Production x Propermio Drag Bike 201M Digelar Akhir Oktober, Buka Kelas Khusus Mio

Bukan untuk Mengalahkan Marc Marquez

Bagi Acosta, bergabung dengan Ducati bukan tentang membuktikan diri lebih hebat dari Marquez. 

Ia justru ingin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyerap pengalaman dan mempelajari cara kerja pembalap yang telah lama berada di level tertinggi.

“Ini bukan tentang mengalahkan Marc. Memang benar bahwa satu-satunya alasan saya ingin bekerja sama dengan Marc adalah karena saya tidak akan memiliki kesempatan lagi untuk belajar dari pembalap terbaik dalam sejarah, atau pembalap terbaik dalam 15 tahun terakhir,” tambah Pedro Acosta.

Kategori :

Terpopuler