“Kami selalu memiliki kemungkinan dan kemampuan untuk mengembangkan motor bagi setiap pembalap. Dengan kata lain, bukan berarti jika motor tersebut bekerja dengan baik untuk Marquez, maka motor itu juga akan sama bagi semua orang,” tambah Davide Tardozzi.
BACA JUGA:Marc Marquez Sudah Mengakui Potensi Pedro Acosta, Adu Skill dengan Motor yang Sama Segera Terjadi
Performa di Klasemen Tak Selalu Mencerminkan Arah Pengembangan
Perbedaan hasil balapan antara Marquez dan Bagnaia memang dapat memicu spekulasi mengenai prioritas Ducati.
Namun, posisi klasemen saja belum cukup untuk membuktikan bahwa salah satu pembalap mendapat perlakuan lebih istimewa dalam pengembangan motor.
Pernyataan Tardozzi menegaskan bahwa Ducati tetap mempertimbangkan kebutuhan setiap rider, meski hasil pengembangan tersebut belum tentu langsung terlihat di lintasan.