2 Mekanik Balap Road Race: Torana Lodong dan Walidi Tewas Pasca Insiden Kecelakaan di Tol Boyolali Senin Pagi

2 Mekanik Balap Road Race: Torana Lodong dan Walidi Tewas Pasca Insiden Kecelakaan di Tol Boyolali Senin Pagi


2 Mekanik balap: Torana Lodong dan Walidi Tewas Pasca Insiden Kecelakaan di Tol Boyolali||Instagram @dick.well

Motoraceid.com -  Dunia balap sedang berduka, seiring berpulangnya dua mekanik ngetop di arena road race: Torana Lodong dan Walidi.

Keduanya meninggal, setelah mengalami insiden kecelakaan lalu lintas di tol Boyolali Km 484, Senin pagi pada 21 Juni 2021.

Almarhum Torana 'Lodong' dan Walidi, sempat terlibat tabrakan beruntun di jalur bebas hambatan tersebut dan mobil yang ditumpanginya hancur.

Sedianya, mendiang Torana 'Lodong' dan Walidi baru saja mengikuti gelaran perdana Kejurnas Oneprix 2021 di Sentul Karting, Minggu 20 Juni 2021.

(BACA JUGA:Sepakat! Red Bull KTM Kembali Perpanjang Kontrak dengan Tim Ajo untuk 5 Tahun ke Depan, Pit Beirer Beri Alasan ini!)

Pasca event itulah, keduanya hendak kembali ke rumahnya, menggunakan Toyota Innova dan seorang sopir.

Kabar mendadak ini, tentu saja membuat para pelaku balap di Tanah Air, baik itu pembalap dan para mekanik yang mengenal kedua mendiang merasa terkejut.

Kabar meninggalnya kedua mekanik andalan ini, mulai merebak di media sosial, pada pagi sekitar jam 06:00 yang diunggah para sahabat mendiang.

"Ahh (emoji sedih). Kemarin paddock bersebelahan, masih ngobrol-ngobrol, cerita-ceria selamat jalan masku berdua (emoji sedih),” tulis Rey Ratukore, pembalap Nasional dalam status pribadi Whatsapp-nya.

(BACA JUGA:Review Moto2 Sachsenring 2021: Bo Bendsneyder Hanya Bisa Finish di Posisi ke-13, Gegara Temui Kendala ini di Motornya!)

“Innalilahi wa inna ilaihi rojiun. Sugeng Tindak om Lodong, Om Walidi. Race In Heaven. Bakal rindu gojekan kalian setiap ketemu di paddock,” tulis Marzuki, dari Ipone Indonesia.

“Innalilahi wa inna ilaihi rojiun, semoga tenang arwah kalian Lodong dan Walidi. Sahabat, temen, bahkan sudah seperti saudara. Semoga ditermia di sisi-NYA,” tulis Kame, mekanik dari tim Motocross Bali MX.

“Sugeng Tindak Lodong dan Walidi. Mugi Husnul Khotimah. (emoji sedih). Balap Jogja berduka,” tulis Gandung Darmoko, pelatih fisik pembalap Nasional.

Sumber: