Pernah Dipandang Sebelah Mata, Nadia Padovani Gresini Kini Diperhitungkan di MotoGP
Nadia Padovani Gresini bersama Fabio Di Giannantonio dan Alex Marquez--Instagram

Nadia Padovani Gresini bersama Fabio Di Giannantonio dan Alex Marquez--Instagram
“Mereka tidak suka dengan ide bahwa seorang wanita memimpin tim,” ungkap Padovani.
Mundurnya sponsor terjadi tepat setelah kontrak motor Ducati untuk proyek 2022 disepakati, menjadi pukulan berat di awal masa kepemimpinannya.
Meski demikian, Padovani menegaskan tidak pernah terlintas untuk menyerah, bahkan ketika harus menghadapi konflik internal dan melakukan restrukturisasi tim demi keberlangsungan jangka panjang.
Naluri dan Empati
Padovani juga menilai latar belakang dan pengalamannya sebagai wanita justru menjadi kekuatan dalam manajemen tim.
“Masih terjadi, meskipun lebih sedikit dari sebelumnya, bahwa orang-orang di paddock berbicara hanya kepada kolega pria saya,” katanya, sembari menegaskan bahwa asumsi tersebut tidak lagi memengaruhi kepercayaan dirinya.
BACA JUGA:Yamaha Mulai Seleksi Ketat Pengganti Arai Agaska untuk R3 BLU CRU World Cup 2026

Nadia Padovani Gresini bersama Enea Bastianini--LiveGP
Ia percaya wanita cenderung lebih “pintar” dalam memecahkan masalah, terlatih oleh pengalaman menyeimbangkan pekerjaan, keluarga, dan tanggung jawab besar lainnya.
Pembuktian dari Visi Misi yang Jelas

Pembalap Gresini Racing MotoGP, Alex Marquez dan Fermín Aldeguer--Gresini Racing
Pendekatan delegasi efektif dan empati menjadi fondasi kepemimpinannya, tercermin dari keberhasilan Gresini Racing meraih kemenangan perdana MotoGP 2022 bersama Enea Bastianini yang ia sebut “supernatural”, hingga pencapaian luar biasa musim 2025 dengan status Juara Tim Independen, Alex Marquez sebagai runner-up, dan Fermin Aldeguer Rookie of the Year.
Prestasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa visi Nadia Padovani Gresini berhasil, sekaligus menantang stereotip peran gender di dunia balap elite.
- Tag
- Share
-