Dituduh Gelapkan Pajak Rp600 Miliar, Gegara Ini Jorge Lorenzo Putuskan Pensiun Dini dari MotoGP

Dituduh Gelapkan Pajak Rp600 Miliar, Gegara Ini Jorge Lorenzo Putuskan Pensiun Dini dari MotoGP

Dalam wawancara terbaru, Lorenzo blak-blakan soal teror otoritas pajak Spanyol senilai Rp600 miliar yang menghancurkan mentalnya saat masih di Repsol Honda.-Instagram-

JAKARTA, MOTORACE.ID – Mantan juara dunia MotoGP, Jorge Lorenzo, akhirnya buka suara mengenai alasan di balik keputusan pensiun dininya pada akhir 2019.

Bukan sekadar performa motor, tekanan batin akibat skandal pajak di Spanyol menjadi faktor utama yang menghancurkan kariernya.

Dalam wawancara di kanal Jordi Wild Podcast (tayang akhir 2025), Lorenzo mengakui periode enam tahun lalu adalah titik terendah dalam hidupnya.

BACA JUGA:Alex Lowes Akui Salah Prediksi, Nicolo Bulega Tembus MotoGP Lebih Cepat dari Dugaan

Saat itu, ia baru bergabung dengan Repsol Honda sebagai rekan setim Marc Marquez di usia 32 tahun.

Bahkan kasus perpajakan tersebut dihadapinya selama masih membalap untuk pabrikan Ducati.

Kedatangan Lorenzo di Ducati diganjar dengan kontrak besar. Dia dapat gaji bersih per tahun hingga 30 juta Euro.

Performanya memang buruk di atas motor Ducati. Bisa dibilang nggak sesuai ekspektasi petinggi Ducati Corse.

Bahkan seorang petinggi di Ducati mencemooh Lorenzo karena tak bisa berbuat banyak.

Sampai satu kejadian, Lorenzo membuktikan dirinya dan pukulan telak bagi Ducati. Dia menang di Mugello, sirkuit yang begitu dekat dengan pabrikan Bologna itu.

BACA JUGA:Honda HRC Amankan Tanda Tangan Jeffrey Herlings untuk Proyek MXGP 2026

Di situ, petinggi Ducati sadar kalau Lorenzo harus diberi waktu, diganjar dengan tawaran kontrak baru.

Tapi Lorenzo mengatakan bahwa tawaran itu sudah terlambat. Mantan pembalap pabrikan Yamaha itu sudah digandeng Repsol Honda.

Tapi ya begitu. Karena skandal kasus pajak yang berlarut-larut, Lorenzo jatuh mental. Secara psikologis sangat mengganggu dirinya.

Tag
Share
Berita Lainnya