Meski Sudah 50 Tahun Absen dari MotoGP, Rekor MV Agusta Masih Membayangi Dominasi Honda dan Yamaha
Motor MV Agusta Superveloce 1000 Ago, Tribut untuk Giacomo Agostini--MV Agusta
MOTORACE.ID --- Tahun 2026 menandai 50 tahun MV Agusta tak lagi berkompetisi di MotoGP. Meski sudah lama meninggalkan lintasan, pabrikan asal Italia ini tetap dikenang sebagai salah satu yang paling hebat dalam sejarah balap motor dunia.
Torehan prestasinya bahkan sejajar dengan Honda dan Yamaha yang hingga kini masih aktif berlaga di kelas utama.
Sejak terjun di ajang Grand Prix pada era 1950-an, MV Agusta mencatatkan 38 gelar dunia pembalap, 37 gelar dunia konstruktor, serta 270 kemenangan di seluruh kelas balap yang mereka ikuti.
Perjalanan MV Agusta memasuki babak baru setelah dilepas oleh Pierer Mobility, induk perusahaan KTM, pada pertengahan 2025.
BACA JUGA:Fokus Jalur Enduro, Suci Mulyani Lanjutkan Kolaborasi Bersama Jhon MX 88

Legenda Pembalap MotoGP asal Rhodesia Selatan (Zimbabwe), Gary Hocking--MV Agusta
Kini, MV Agusta kembali berada di bawah naungan Art of Mobility SA dan Keluarga Timur Sardarov, sembari tetap mempertahankan identitasnya sebagai pabrikan Italia.
Langkah ini membuka peluang besar bagi MV Agusta untuk kembali menatap dunia balap motor kelas tertinggi dengan fondasi yang lebih mandiri.
Chairman Supervisory Board MV Agusta, Hubert Trunkenpolz, secara terbuka menegaskan tekad perusahaan untuk kembali ke MotoGP dalam waktu dekat.
Keinginan tersebut menguat setelah Liberty Media mengakuisisi 84 persen saham Dorna Sports selaku pemegang hak komersial MotoGP.
BACA JUGA:Aura Juara Marc Marquez sudah Terendus Sejak Usia Dini, Orang Ini Saksinya!

Legenda MotoGP dan ikon MV Agusta, Giacomo Agostini--MV Agusta
"Dulu, MV berhasil terjun di kompetisi global di ajang balap motor tertinggi dengan teknologi kelas satu. Kami ingin mempertahankan warisan ini, sehingga berpartisipasi di kejuaraan lainnya tidaklah masuk akal," ujar Trunkenpolz kepada GPOne tahun lalu.
Warisan MV Agusta di MotoGP memang masih sangat kuat hingga kini. Di kelas GP500/MotoGP, mereka mengoleksi 18 gelar dunia pembalap, sejajar dengan Yamaha dan hanya kalah dari Honda yang memiliki 21 gelar.
Pada kategori konstruktor, MV Agusta berada di posisi kedua dengan 16 gelar dunia, di bawah Honda yang mengantongi 25 gelar.
Dari sisi kemenangan balapan, MV Agusta mencatat 139 kemenangan, menempatkannya di peringkat ketiga sepanjang sejarah, di belakang Honda dengan 314 kemenangan dan Yamaha dengan 245 kemenangan, sekaligus masih unggul tipis atas Ducati yang sejauh ini meraih 123 kemenangan.
Gelar dunia pembalap tersebut diraih oleh Giacomo Agostini dengan tujuh gelar, John Surtees empat gelar, Mike Hailwood empat gelar, Phil Read dua gelar, serta Gary Hocking satu gelar.
- Tag
- Share
-