Alami Patah Jari Tengah, Fabio Quartararo Pulang Duluan dari Tes Pramusim MotoGP
Fabio Quartararo Cedera di Tes Sepang, Alami Patah Jari Tengah--Motorsport
MOTORACE.ID --- Fabio Quartararo harus mengakhiri lebih awal keikutsertaannya pada tes pramusim MotoGP 2026 yang berlangsung di Sepang, Malaysia.
Rider Yamaha Factory Racing itu mengalami crash pada Selasa, (3/2/2026) dan mengalami cedera patah jari tengah sebelah kanan.
Insiden ini jelas menjadi awal yang cukup berat bagi Quartararo dalam persiapan menuju musim baru.
Kecelakaan terjadi hanya sekitar satu jam setelah tes pramusim dimulai. Quartararo terjatuh di Tikungan 5 saat mengendarai Yamaha M1 bermesin V4, yang membuatnya langsung dibawa ke pusat medis untuk pemeriksaan lanjutan.
BACA JUGA:Marc Marquez Pimpin Tes Pramusim MotoGP Sepang 2026, Fabio Quartararo Terjatuh di Sesi Pagi
BACA JUGA:Sosok Berpengalaman Kembali Dilibatkan, IMI Pusat Resmi Tunjuk Medya Saputra

Pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP, Fabio Quartararo--Michelin Motosport
Dari sudut pandang kamu sebagai penggemar MotoGP, momen ini cukup mengejutkan mengingat tes pramusim menjadi fase penting bagi pengembangan motor dan adaptasi rider.
Usai insiden tersebut, Quartararo sempat merasakan nyeri di bagian lengan dan masih kembali ke lintasan pada sore hari.
Namun, pemeriksaan lebih detail mengungkapkan adanya patah tulang pada jari tengah tangan kanannya.
“Lengan sedikit sakit, tapi jari patah, jadi kami memutuskan untuk menghentikan dua hari tes berikutnya. Saya pikir itu yang terbaik. Tentu saja, jika ini akhir pekan balapan, saya bisa ikut, tapi tidak ada gunanya melakukan dua hari lagi. Jari ini cukup patah, jadi kami akan melakukan pemeriksaan besok atau lusa di Barcelona,” ujar Quartararo.
BACA JUGA:Paolo Pavesio Nilai Isu Jorge Martin ke Yamaha: “Lucu”, Kebenaran Disebut Segera Terungkap
BACA JUGA:Mario Suryo Aji Gunakan Helm Bertema 'Jawa Timur Gerbang Baru Nusantara' di Moto2 2026
Ia juga menjelaskan kronologi kecelakaan tersebut dengan menambahkan, “Saya kehilangan kendali bagian depan cukup awal, jadi cukup cepat. Dampaknya besar, tapi kemudian itu karena jumlah lap yang saya lakukan di gravel. Saya kalah. Saya tidak pingsan, tapi untungnya hanya beberapa bagian yang rusak,” imbuhnya.
- Tag
- Share
-