Niti Racing Team Mulai Langkah Menuju FIM Harley-Davidson Bagger World Cup 2026, Mandalika Jadi Pusat Adaptasi Awal

Niti Racing Team Mulai Langkah Menuju FIM Harley-Davidson Bagger World Cup 2026, Mandalika Jadi Pusat Adaptasi Awal

Pembalap Niti Racing BWC, Oscar Gutierrez--Niti Racing BWC

MOTORACE.ID --- Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, menjadi saksi langkah awal Niti Racing Team dalam menatap FIM Harley-Davidson Bagger World Cup 2026. 

Dua pembalap andalan, Dimas Ekky Pratama dan Oscar Gutierrez, pada Kamis (12/2/2026) menjajal langsung motor Harley-Davidson Bagger yang akan digunakan dalam kejuaraan dunia tersebut. 

Sesi ini menjadi momentum penting untuk membangun adaptasi awal, merasakan karakter motor, sekaligus memperkuat “chemistry” tim sebelum menghadapi seri pembuka di Circuit of the Americas, Austin, Amerika Serikat. 

Musim perdana Bagger World Cup 2026 akan digelar di enam sirkuit legendaris, yaitu Circuit of the Americas, Mugello, Assen, Silverstone, MotorLand Aragon, dan Red Bull Ring, dengan total 12 balapan dari dua race di setiap seri.

BACA JUGA:Siap Digelar Wonosari Festival Drag Setting 2026, Ruang Kolaborasi Pecinta Trek Lurus di Awal Ramadhan

BACA JUGA:Mcjoe Racing Team Resmi Kontrak Mamo SS dan Ican Sudirman untuk Kategori Pro Musim Ini


Pembalap Niti Racing BWC, Dimas Ekky Pratama--MGPA

Tantangan Baru Bagi Dimas Ekky Pratama

Bagi Dimas Ekky Pratama, pengalaman ini menjadi tantangan baru setelah sebelumnya berkiprah di Moto2 pada 2017–2021. 

Ia mengakui motor Harley-Davidson Bagger spesifikasi World Cup belum tersedia di Indonesia sehingga adaptasi dilakukan bertahap. 

“Alhamdulillah saya mendapat kesempatan dari Niti Racing Team untuk tampil di FIM Harley-Davidson Bagger World Cup 2026. Harapannya saya bisa cepat beradaptasi karena motor spek World Cup belum ada di Indonesia,” ujar Dimas. 

Motor yang dijajal di Mandalika masih mendekati versi touring, sehingga fokusnya memahami karakter mesin dan ergonomi. 

“Di Sirkuit Mandalika kita baru bisa merasakan karakter mesinnya seperti apa. Untuk cornering belum bisa maksimal karena ini bukan simulasi balap penuh. Tapi ada beberapa hal positif yang bisa kita ambil,” jelasnya.

 Latihan start menjadi perhatian utama, disertai peningkatan persiapan fisik dan metode interval training untuk menyesuaikan karakter balap yang singkat namun intens.

BACA JUGA:Bodisa Drag Bike Piala Danlanud Rumpin 2026 di Sirkuit NP Lanud Cikangkal Bogor Siap Digelar Akhir Pekan Ini

Tag
Share
Berita Lainnya
Berita Terpopuler