Kenzie Akbar Da Ninos Dapat Dukungan Kepala Daerah Sumsel untuk Sekolah Balap di Spanyol

Kenzie Akbar Da Ninos Dapat Dukungan Kepala Daerah Sumsel untuk Sekolah Balap di Spanyol

Kenzie Akbar Bersama Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru dan Pengurus IMI Sumsel--IMI Sumsel

MOTORACE.ID --- Pembalap muda potensial, Kenzie Akbar Da Ninos, tengah menjadi sorotan karena saat ini sedang menimba ilmu balap di Spanyol. 

Selama dua bulan, Kenzie mengikuti program pelatihan atau sekolah balap di negeri Matador tersebut sebagai bagian dari pengembangan kariernya menuju level internasional. 

Keberangkatan Kenzie tidak hanya berkat dukungan keluarga, tetapi juga mendapat support langsung dari kepala daerah asalnya.

Kenzie bersama sang ayah, Bang Nino, bertemu dengan Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, didampingi Ketua IMI Sumsel Alpian Makoni beserta jajaran pengurus pada 17 Desember 2025. 

BACA JUGA:Axel Bassani Kompetitif di Seri Pertama WorldSBK 2026, Diprediksi Jadi Pesaing Kuat Nicolo Bulega

BACA JUGA:Raih Umroh Gratis untuk Keluarga Lewat Program “Ultima Family Trip” Yamaha Gear Ultima


Kenzie Akbar Bersama Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru--IMI Sumsel

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur menanyakan langsung keinginan Kenzie, dan Kenzie pun menjawab ingin sekolah balap di Spanyol, yang langsung disetujui. 

Gubernur kemudian memerintahkan Asisten I serta Dispora Sumsel sebagai leading sector untuk merealisasikan program tersebut.

Langkah ini menjadi bukti nyata kepedulian kepala daerah terhadap potensi muda di bidang olahraga otomotif. Dari sisi prestasi, Kenzie memang bukan pembalap biasa. 

Ia pernah meraih juara nasional FIM MiniGP dan tampil di kejuaraan dunia FIM MiniGP di Valencia, yang kini berganti nama menjadi MiniMoto. 

BACA JUGA:Isyarat Pensiun Makin Nyata? Marc Marquez Bicara Jujur Soal Cedera Bahu dan Peluang Bertahan di Ducati

BACA JUGA:Peta Kekuatan Berubah, Mandalika Racing Series 2026 Berpotensi Lahirkan Bintang Baru

Bahkan, Kenzie disebut sebagai satu-satunya pembalap Indonesia yang mendapat dukungan langsung kepala daerah untuk menempuh sekolah balap di Spanyol, dengan biaya program diperkirakan mencapai 20.000 Euro atau sekitar Rp 370 juta.

Tag
Share
Berita Lainnya
Berita Terpopuler