Meski Didikan Valentino Rossi, Pecco Bagnaia Akui Hubungannya dengan Marc Marquez Sangat Baik

Meski Didikan Valentino Rossi, Pecco Bagnaia Akui Hubungannya dengan Marc Marquez Sangat Baik

Pembalap Ducati Lenovo Team MotoGP, Pecco Bagnaia dan Marc Marquez--Ducati Corse

MOTORACE.ID --- Pembalap Francesco Bagnaia menegaskan bahwa statusnya sebagai murid dari Valentino Rossi tidak pernah menjadi penghalang untuk menjalin hubungan baik dengan Marc Marquez

Rider andalan Ducati Lenovo Team itu bahkan mengaku nyaman bekerja sama dengan Marquez sebagai rekan setim di ajang MotoGP. Bagnaia menilai hubungan profesional di dalam tim justru memberinya banyak pelajaran penting sebagai pembalap yang terus berkembang di level tertinggi balap motor dunia.

Hubungan antara Rossi dan Marquez telah lama menjadi sorotan sejak memanas pada akhir 2015. Ketegangan muncul setelah Rossi menuduh Marquez membantu Jorge Lorenzo dalam perebutan gelar juara dunia musim tersebut. 

Meski rivalitas itu masih menjadi salah satu yang paling ikonik dalam sejarah MotoGP, para pembalap dari VR46 Riders Academy seperti Marco Bezzecchi, Franco Morbidelli, dan Luca Marini tetap memiliki hubungan baik dengan Marquez di paddock.

BACA JUGA:Akhir Pekan Ini, Jakarta Motofest Ramadhan 2026 Hadirkan Ajang Modifikasi Contest di Mall Grand Cakung

BACA JUGA:Kejurnas Grasstrack Region 5 2026 Putaran Perdana Digelar di Sirkuit Gunung Tidar Sulawesi Barat

Pecco Kagumi Mentalitas Marc Marquez

Dalam siniar The BSMT by Gianluca Gazzoli pada Senin (2/3/2026), Bagnaia juga mengungkapkan kekagumannya terhadap kegigihan Marquez yang mampu bangkit setelah mengalami cedera serius pada 2020.

"Dia adalah Marc Marquez. Dia dan Vale adalah pembalap terbaik dalam sejarah. Anda hanya bisa belajar dari orang seperti itu. Dia mengalami tahun-tahun sulit, dia ingin kembali bertarung, dan saya rasa dia bisa jadi motivasi," ujar Bagnaia. 

"Ketika mereka (Ducati) bilang bahwa dia akan datang, saya bilang saya oke saja. Saya tak pernah punya masalah dengan tandem saya. Marc orang yang cerdas, dan kami punya hubungan baik sejak awal, kami sering ngobrol. Dia bahkan memberi saya nasihat," lanjutnya.

Tetap Profesional di Tengah Rivalitas Fans

Bagnaia juga memahami bahwa posisinya sebagai bagian dari akademi Rossi membuatnya ikut membawa dinamika rivalitas lama tersebut. Dukungan dari penggemar Rossi hingga kritik dari pihak yang berseberangan sering kali melekat padanya. 

"Sebagai bagian dari Academy, saya membawa serta semua fans berat Vale, dan para haters-nya, yang jumlahnya lebih sedikit tetapi lebih berisik," ungkap tiga kali juara dunia ini. 

"Saya juga membawa serta apa yang terjadi pada 2015, meski itu tak adil. Saya rasa, hal yang sama bisa terjadi pada Marc. Dialah yang berselisih dengan Vale, dan saya hanya bagian dari Academy," pungkas Bagnaia.

Tag
Share
Berita Lainnya