VR46 Racing Bakal Duetkan Diggia-Fermin Aldeguer di MotoGP 2027, Franco Morbidelli Terbuang

VR46 Racing Bakal Duetkan Diggia-Fermin Aldeguer di MotoGP 2027, Franco Morbidelli Terbuang

Fermin Aldeguer dilaporkan akan bergabung dengan VR46 Racing untuk menggantikan Franco Morbidelli.-Instagram/@ferminaldeguer_54-

Diggia bersama VR46 mendapatkan jatah motor spesifikasi pabrikan, sama seperti Marc Marquez dan Francesco Bagnaia.

BACA JUGA:TNI dan Pejabat Daerah Hadir Meriahkan Road Race Bupati Pringsewu Cup Xrider Lampung Championship 2026

Jika dibandingkan dalam tiga balapan terakhir, Diggia jauh lebih menonjol dengan perolehan dua pole position dan dua podium di MotoGP Brasil lalu.

Diggia juga mewakili sebagai pembalap Ducati terdepan di klasemen MotoGP 2026, di mana sementara ini dia menempati posisi keempat.

Di sisi lain performa Morbidelli di Texas tak mampu memuaskan VR46. Mantan rider Yamaha ini finis di urutan ke-14.

Di sana, Morbidelli mengaku mengalami kesulitan dengan motor Ducati spesifikasi satelit.

"Kami berjuang sepanjang pekan. Semakin hari semakin berkurang potensinya. Saat balapan kami berhasil mengamankan dua poin.

"Hasilnya jelas bukan yang kami inginkan. Tetapi jauh lebih penting menyudahi balapan, kami mengumpulkan informasi dan data," terang Morbidelli.

Dengan rumor pendekatan VR46 terhadap Aldeguer, maka tidak ada kesempatan lagi bagi Morbidelli untuk bertahan.

Rider 31 tahun ini bergabung dengan VR46 setelah Pramac pindah ke Yamaha awal musim lalu. Di musim terakhirnya kala itu ia meraih empat podium.

Penurunan performa Morbidelli dalam tiga balapan terakhir membuat posisinya sudah dipastikan tidak aman.

VR46 awalnya disebut akan merekrut binta muda Spanyol yang kini menjadi tumpuan KTM, Pedro Acosta.

Namun Acosta digadang-gadang akan bergabung dengan tim resmi Ducati musim depan. Jika itu terjadi, kemungkinan ia menggantikan posisi Pecco Bagnaia.

Hanya saja perlu dicatat, Marquez dan Ducati belum sepakat terkait kontrak baru. Seperti biasa, Marquez memposisikan dirinya terbuka.

Tujuannya adalah tentu saja negosiasi gaji. Di musim perdananya dengan Ducati, Marquez langsung mempersembahkan gelar juara dunia.

Tag
Share
Berita Lainnya