Marc Marquez Sudah Catat 9 Balapan Tanpa Kemenangan, Jadi Rekor Terburuk Ketiga dalam Karier MotoGP

Marc Marquez Sudah Catat 9 Balapan Tanpa Kemenangan, Jadi Rekor Terburuk Ketiga dalam Karier MotoGP

Pembalap Ducati Lenovo MotoGP, Marc Marquez--Michelin Motosport

MOTORACE.ID --- Marc Marquez kembali menjadi sorotan setelah mencatatkan sembilan balapan beruntun tanpa kemenangan, yang disebut sebagai rekor terburuk ketiga sepanjang kariernya di MotoGP

Situasi ini cukup menarik perhatian karena Marquez selama ini dikenal sebagai pembalap dominan dengan koleksi sembilan gelar juara dunia dan identik dengan podium teratas di berbagai seri balapan.

Performa Naik Turun Usai Kemenangan di MotoGP Italia 2025

Terakhir kali ia meraih kemenangan terjadi di MotoGP Italia pada September 2025 bersama Ducati Lenovo Team

Setelah itu, performanya mengalami fluktuasi, termasuk finis kedua di MotoGP Jepang 2025 yang sekaligus memastikan gelar juara dunia MotoGP musim tersebut. Namun, insiden di Mandalika, Lombok, membuatnya mengalami crash dan harus absen di beberapa seri berikutnya hingga MotoGP Amerika 2026, dirinya belum kembali mencatatkan kemenangan.

BACA JUGA:Vario 125 Night Ride Vol. 2 Ramaikan Tangerang, Perkuat Budaya Berkendara Aman di Komunitas Honda

BACA JUGA:Digelar Akhir Pekan Ini! Lanud JB Soedirman Purbalingga Siap Jadi Arena Panas Java Drag Carnival 2026


Pembalap Ducati Lenovo MotoGP, Marc Marquez--Michelin Motosport

Rekor Terburuk dalam Karier: Cedera hingga Adaptasi Tim Baru

Jika ditarik lebih jauh, periode tanpa kemenangan terpanjang Marquez terjadi pada 2020 setelah mengalami cedera serius pada tulang humerus pada (19/07/2020). 

Saat itu, ia menjalani 21 balapan tanpa kemenangan sebelum akhirnya kembali juara di Sachsenring, Jerman pada 2021. 

Rekor terburuk kedua terjadi saat perpindahannya dari Honda ke Ducati melalui tim Gresini, di mana ia membutuhkan 11 balapan sebelum kembali naik podium di Aragon, Spanyol.

Tantangan Musim Berjalan dan Harapan Kembali ke Jalur Kemenangan

Situasi ini menunjukkan bahwa meski Marquez dikenal sebagai salah satu pembalap paling dominan di era modern MotoGP, perjalanan kariernya juga tidak lepas dari periode sulit. 

Perkembangan performanya di musim berjalan tetap menjadi perhatian, terutama bagaimana ia akan merespons tantangan di sisa musim mendatang.

Tag
Share
Berita Lainnya