'Combi Brake' GP26, Keluhan Pecco Bagnaia Tak Bisa Manuver di Tikungan Gegara Ban Belakang

'Combi Brake' GP26, Keluhan Pecco Bagnaia Tak Bisa Manuver di Tikungan Gegara Ban Belakang

Pecco Bagnaia mengalami keanehan dari ban belakang GP26 ketika balapan di hari Ahad, dibanding Sprint Race. Kata dia, ban belakang motornya cepat aus.-Instagram/@pecco63-

Ia menjelaskan bahwa GP26 tidak punya pengereman yang benar-benar mumpuni.

Seharusnya ia hanya butuh pengereman roda depan namun ada dorongan terlalu besar ke bagian depan.

Hal ini belum diketahui Bagnaia, apakah engine brake GP26 terlalu kasar sehingga butuh combi brake.

"Dorongan dari bagian depan sangat keras dan kami harus masuk tikungan dengan [pengereman keras] ban belakang dan kami mengacaukannya," ujarnya.

"Bagian Belakang Motor Kami Bagus Kok..."

Di sisi lain Fabio Di Giannantonio yang membalap dengan GP26 punya pendapat lain.

Diggia berkomentar bahwa sebenarnya bagian belakang GP26 bagus.

"Hanya saja kami terlalu ekstrem menggunakan bagian belakang untuk melakukan segala hal," jelas pembalap VR46 Racing Team itu.

Ia tak memungkiri bahwa masalah cukup besar ini harus segera ditangani oleh Ducati.

Setidaknya, kata dia, motor nyaman ketika manuver di tikungan.

"Menurut saya dalam beberapa tahun terakhir kami punya balapan yang luar biasa, karena kami unggul dari para pesaing dalam hal pengendalian ban belakang," kata dia.

"Sekarang pembalap lain sudah berevolusi banyak meningkatkan performa bagian depan, sehingga kontrol pada ban belakang berkurang," tambahnya.

"Kita harus punya peningkatan di bagian pengereman dan kemampuan manuver di tikungan," tegas Diggia.

Sebagai acuan ia melihat pembalap Aprilia dan KTM bisa menikungan jauh lebih baik dibanding dengannya.

"Saat saya ada di belakang motor Aprilia dan Pedro Acosta, saya tidak bisa menjinakan motor seperti mereka," tukasnya.

Tag
Share
Berita Lainnya