Bos Aprilia Kritik Restart Pedro Acosta di MotoGP Catalunya 2026, Soroti Celah Regulasi Balapan
CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola--Motosprint
Menurutnya, jika bendera merah dikibarkan satu lap lebih lambat, Acosta otomatis tidak akan bisa restart karena motornya tidak kembali ke pit lane.
Beberapa poin yang menjadi sorotan Aprilia antara lain:
- Pembalap penyebab red flag tetap diizinkan restart
- Insiden dipicu masalah mekanis motor
- Korban kecelakaan justru kehilangan kesempatan balapan
- Regulasi dianggap belum cukup jelas untuk kasus teknis
“Jika bendera merah dikibarkan satu lap setelah mesin Pedro mengalami kerusakan, dia tidak akan bisa memulai kembali balapan, karena peraturan menyatakan bahwa pembalap harus kembali ke pit dengan motornya. Jadi, membiarkannya kembali ke grid, setelah secara efektif menyebabkan bendera merah, meskipun tidak disengaja, menurut saya tidak benar,” imbuhnya.
BACA JUGA:DAM Tunjukkan Komitmen di Dunia Balap, Honda Daya Jayadi Racing Team Jadi Andalan
Aprilia Minta Regulasi Dievaluasi
Walau mengakui aturan saat ini memang mengizinkan restart bagi Acosta, Rivola meminta MotoGP melakukan evaluasi regulasi demi menjaga rasa keadilan di masa depan.
Ia menilai aturan mengenai red flag akibat masalah teknis perlu diperjelas agar tidak menimbulkan polemik serupa pada balapan berikutnya.
“Saya pikir beberapa hal perlu didefinisikan lebih baik dalam peraturan. Akan lebih adil jika tidak membiarkannya memulai kembali balapan. Tentu saja, itu mungkin tampak seperti hukuman yang berat, tetapi sebenarnya tidak. Kita perlu membicarakannya,” pungkasnya Rivola.
- Tag
- Share
-