Marc Marquez Kritik Keras Jadwal MotoGP 44 Balapan, Sebut Risiko Semakin Meningkat

Marc Marquez Kritik Keras Jadwal MotoGP 44 Balapan, Sebut Risiko Semakin Meningkat

Marc Marquez Jalani Pemulihan Pasca Cedera saat masih Membela Honda Repsol--Repsol Honda

MOTORACE.ID --- Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, melontarkan kritik keras terhadap padatnya kalender MotoGP yang menurutnya meningkatkan risiko kecelakaan di lintasan. 

Juara dunia MotoGP 2025 itu menyoroti format musim yang kini bisa mencapai 44 kali balapan dalam satu musim, termasuk sprint race pada Sabtu dan balapan utama di hari Minggu. 

Kondisi tersebut membuat para pembalap harus menghadapi rangkaian aktivitas yang sangat padat sejak latihan bebas, kualifikasi, hingga balapan dalam waktu berdekatan. 

Marquez sendiri pernah mengalami kecelakaan di Sprint Race MotoGP Catalunya 2026 yang membuatnya absen di balapan utama dan harus menjalani dua kali operasi.

BACA JUGA:Honda Daya Jayadi Racing Team Kembali Buktikan Kekuatan Pembinaan Pebalap Muda di AHDC Tasikmalaya 2026

BACA JUGA:Marc Marquez Siap Tampil di MotoGP Italia 2026, Ducati Pastikan Sang Juara Dunia Siap Balapan

Soroti Risiko Tinggi di Tengah Padatnya Balapan

Marc Marquez menilai bahwa meningkatnya jumlah balapan tidak sejalan dengan upaya meminimalkan risiko di lintasan. 

Menurutnya, situasi paling berbahaya terjadi pada fase awal balapan saat rombongan masih rapat dan potensi insiden lebih tinggi.

“Risiko akan selalu ada, tapi memang benar bahwa start 44 kali adalah bukan cara terbaik untuk meminimalkan risiko. Ini bagus untuk pertunjukan, saya mengerti tapi para pembalap yang merupakan orang-orang yang membuat pertunjukan itu, mengambil risiko yang lebih besar. Biasanya, situasi paling berbahaya terjadi di lap-lap awal, saat rombongan masih padat,” terang Marc Marquez kepada GPone.com.

Tekanan Jadwal dan Aktivitas di Luar Trek

Marquez juga menyoroti tekanan yang dihadapi pembalap modern tidak hanya di lintasan, tetapi juga di luar aktivitas balap. 

BACA JUGA:Honda Win Riders Jakarta Rayakan Dua Dekade, Solidaritas Pecinta Motor Legendaris Tetap Terjaga

BACA JUGA:Bupati Magetan dan Forkopimda Apresiasi Ajang Bhayangkara Matapanah Rookie Drag Bike 2026, Balap Resmi Makin Berkembang

Ia menyebut bahwa di era saat ini, pembalap harus menjalani jadwal padat yang tidak hanya berisi sesi berkendara, tetapi juga rangkaian kegiatan lain yang menyita waktu dan fokus.

“Sekarang ini, kami para pembalap berada di masa yang lebih menuntut dari sebelumnya terkait balapan dan acara. Kita berada di tahun 2026, memang benar namun kita manusia dan tidak mudah mengelola akhir pekan dimana tidak hanya mengendarai motor, tapi begitu turun dari motor, kamu langsung dihadapkan pada 2 jam rangkaian acara,” ujar Marc Marquez.

Seruan untuk Kesadaran Kolektif Pembalap

Tag
Share
Berita Lainnya