Aksi Mendebarkan M. Athar Alghifari di Putaran Kedua Kratingdaeng Swallow Cleosa Series 2026
Pembalap TRT91 Racing Team, M. Athar Alghifari dan Rizky HK--Athar Alghifari
MOTORACE.ID --- Putaran kedua ajang balap Kratingdaeng Swallow Cleosa Series 2026 yang berlangsung di Sirkuit Rizqy Motorsport, Leses, Manisrenggo, Klaten, Jawa Tengah, pada 6-7 Juni 2026, sukses menyedot antusiasme tinggi dari penonton di wilayah Jawa Tengah dan DIY.
Fokus perhatian publik tertuju pada kembalinya pembalap asal Bandung, M. Athar Alghifari, yang memperkuat tim TRT 91 Sumedang setelah cukup lama absen berkompetisi di wilayah Klaten.
Kehadirannya dalam berbagai kelas bergengsi, termasuk U-18, Junior, dan MX Open, menjadi magnet utama bagi para penggemar yang ingin menyaksikan performa terbaiknya di lintasan tanah.
BACA JUGA:Wujud Nyata Pembinaan Rider Muda, Motul Indonesia Perpanjang Kerja Sama dengan Jayadi Racing Team
BACA JUGA:HUT ke-15 CRKC Hadirkan 15TIMEWA Modification Contest, Ajang Adu Modifikasi di Stadion Pekansari
Pertarungan Sengit di Kelas Junior
Sejak awal kompetisi, M. Athar Alghifari diprediksi akan tampil agresif demi mengejar akumulasi poin tertinggi di kelas Junior.
Perjuangan panjang harus dilaluinya di berbagai kategori, mulai dari kelas Bebek Standar, Bebek Modif, hingga kelas FFA.
Berikut adalah ringkasan performa sang pembalap:
- Kelas Bebek Modif: Terjadi persaingan ketat dengan Ramdan Aldani yang berujung pada insiden tabrakan di lap pertengahan, namun Athar berhasil bangkit dan mengamankan posisi kedua.
- Kelas FFA: Meski kondisi fisiknya sempat menurun karena merasa mual setelah memacu motor Special Engine selama 25 menit di kelas MX Open Internasional, ia tetap memaksakan diri untuk tampil demi menjaga perolehan poin.
BACA JUGA:Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Bandar Lampung Gelar Bhayangkara Motodify 2026
BACA JUGA:Perebutkan Total Hadiah Rp120 Juta, Drag Bike Bupati Cup Sidoarjo 2026 Siap Digelar Minggu Ini
Strategi dan Hasil Akhir
Keputusan untuk tetap turun di kelas FFA membuahkan hasil positif. Tanpa terlibat gesekan berarti dengan pembalap lainnya,
Athar mampu memimpin sejak start hingga menyentuh garis finis. Kerja keras tersebut membawa kelegaan bagi tim TRT 91 Sumedang, karena M. Athar sukses mengumpulkan pundi-pundi poin tertinggi di kelas Junior dengan selisih 9 poin dari pesaing terdekatnya, Gio Van H.
- Tag
- Share
-