Haji Putra Rizky Buka Peluang Rekrut Akbar Abud, Siapkan Formasi Baru untuk Musim Depan

Haji Putra Rizky Buka Peluang Rekrut Akbar Abud, Siapkan Formasi Baru untuk Musim Depan

Pembalap Aben Racing Team, Akbar Abud--instagram.com/akbarabudd

MOTORACE.ID --- Pergerakan bursa pembalap nasional mulai menarik perhatian meski musim balap 2026 masih berjalan.

Dalam siaran Live Instagram yang dilakukan melalui akun pribadinya belum lama ini, Haji Putra Rizky secara terbuka mengungkapkan ketertarikannya terhadap Akbar Abud

Pengusaha yang juga sukses meraih gelar juara Kejurnas Sprint Rally 2026 Semarang tersebut bahkan beberapa kali menegaskan keinginannya untuk memasukkan nama Akbar Abud ke dalam rencana formasi tim pada musim mendatang. 

Pernyataan itu langsung memunculkan berbagai spekulasi mengenai kemungkinan terbentuknya kolaborasi baru yang berpotensi menjadi salah satu kekuatan menarik di balap motor nasional maupun internasional.

BACA JUGA:Honda HRC Castrol Resmi Rombak Struktur Tim MotoGP 2027, Mikihiko Kawase Naik Jadi Manajer Tim

BACA JUGA:Drag Bike Pasaman Barat 2026 Pecahkan Rekor Starter, Ribuan Pembalap Ramaikan Bandara Pusako Anak Nagari

Opsi Tampil di ARRC UB150

Ketertarikan tersebut tidak hanya sebatas kompetisi nasional. Haji Putra Rizky juga membuka peluang bagi Akbar Abud untuk tampil di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas UB150 apabila kerja sama itu benar-benar terwujud.

Beberapa opsi yang disebutkan meliputi:

  • Bergabung dalam formasi tim musim depan
  • Berkompetisi di ARRC kelas UB150
  • Fokus pada program pembinaan jangka panjang
  • Menjalani agenda balap sesuai kebutuhan tim

Wacana tersebut menjadi sinyal bahwa tim tengah menyiapkan proyek yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi domestik, tetapi juga panggung balap internasional.

BACA JUGA:Superchallenge Superprix 2026 Putaran Ketiga Sambangi Malang, 11 Tikungan Bakal Uji Kemampuan Pembalap

BACA JUGA:Yamaha Racing Indonesia Jaga Tren Positif di ARRC 2026, Candra Hermawan Cetak Tiga Podium Beruntun

Terdapat Catatan Khusus

Di balik peluang besar itu, terdapat syarat yang ditegaskan secara jelas oleh Haji Putra Rizky, yakni konsep "No Ngamen". 

Dalam konteks balap, istilah tersebut merujuk pada komitmen pembalap untuk fokus membela satu tim dan menjalankan seluruh program balap yang telah disusun tanpa terlibat dalam agenda balap lain di luar kepentingan tim.

Kebijakan tersebut dinilai penting untuk menjaga konsistensi pengembangan pembalap, kesiapan teknis, serta target prestasi yang ingin dicapai sepanjang musim kompetisi. 

Tag
Share
Berita Lainnya