Gagal Finis karena Gangguan Teknis di MotoGP Ceko 2026, Pedro Acosta Minta Solusi Bukan Sekadar Evaluasi
Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta--Michelin Motorsport
MOTORACE.ID --- Pedro Acosta kembali harus menelan kekecewaan setelah gagal menyelesaikan balapan MotoGP Ceko 2026 di Sirkuit Brno.
Pembalap muda asal Spanyol itu sebenarnya masih berada dalam persaingan hingga lap terakhir, namun gangguan teknis pada KTM RC16 memaksanya menghentikan balapan sebelum menyentuh garis finis.
Insiden tersebut menambah daftar panjang masalah reliabilitas yang dialami KTM sepanjang musim 2026.
Situasi ini membuat Acosta mulai mempertanyakan penyebab utama gangguan yang terus berulang dan meminta pabrikan asal Austria itu segera memberikan penjelasan kepada para pembalap.
BACA JUGA:Hasil Balap Seri 1 Kejurnas Grasstrack 2026 Region 2 di Sirkuit Solo Assalam
BACA JUGA:Hasil Balap MotoGP Ceko 2026 - Ai Ogura Berikan Perlawanan Sengit kepada Marc Marquez hingga Finis
Masalah Berulang Sejak Beberapa Seri
Permasalahan teknis yang dialami Acosta bukan kejadian baru. Dalam beberapa putaran terakhir, KTM beberapa kali mengalami kendala yang mengganggu performa pembalapnya.
- Gangguan teknis sejak MotoGP Catalunya
- Kerusakan motor yang sempat memicu insiden Alex Marquez
- Masalah serupa kembali muncul di MotoGP Ceko 2026
- Gangguan sudah terdeteksi sejak sesi latihan bebas di Brno
Menurut Acosta, kendala yang muncul saat balapan memiliki karakteristik yang sama dengan masalah yang sudah dirasakan sejak awal akhir pekan.
Acosta Minta KTM Beri Jawaban
"sekarang saya bahkan tidak merasa kecewa lagi. Saya tidak melakukan kesalahan apa pun. Untuk hal-hal yang berada di luar kendali saya, saya tidak bisa mengubahnya," kata Acosta seperti dilansir Crash.net.
BACA JUGA:Hasil Balap Moto2 Ceko 2026 - Aksi Salip di Detik Terakhir Bawa Ivan Ortola Rebut Podium Utama
BACA JUGA:Hasil Balap Moto3 Ceko 2026 - Hakim Danish Berjaya, Veda Ega Pratama Tampil Memukau di Brno
Pembalap berusia 22 tahun tersebut menegaskan bahwa KTM perlu segera menemukan akar persoalan yang menyebabkan motor mereka terus mengalami gangguan. Ia menilai frekuensi kejadian yang berulang sudah cukup menjadi alasan untuk melakukan evaluasi menyeluruh.
Desak Investigasi Menyeluruh
"Sekarang sudah waktunya KTM memberikan jawaban dan mencoba menganalisis kenapa kami terus mengalami masalah reliabilitas seperti ini. Kejadiannya sudah terlalu sering," ujarnya.
"KTM harus mengirim semuanya ke pabrik, mencoba memahami apa yang sebenarnya terjadi, lalu memberikan jawaban. Ini sudah terlalu sering terjadi. Mungkin bukan masalah yang persis sama, tetapi selalu ada persoalan yang mirip," tutur Acosta.
Masalah reliabilitas kini menjadi tantangan besar bagi KTM di tengah persaingan MotoGP 2026 yang semakin ketat.
- Tag
- Share
-