Casey Stoner Soroti Masalah Motor Pecco Bagnaia, Sebut Ducati GP26 Tak Lagi Cocok dengan Gaya Balapnya
Casey Stoner dan Francesco Bagnaia--Ducati Corse
MOTORACE.ID --- Juara dunia MotoGP 2007 dan 2011, Casey Stoner, memberikan pandangannya terkait performa Francesco Bagnaia atau Pecco yang dinilai belum mampu tampil konsisten musim ini.
Menurut mantan pebalap asal Australia tersebut, motor Ducati Desmosedici GP26 yang digunakan Pecco saat ini memiliki karakter berbeda dibanding motor yang dikendarai Marc Marquez, sehingga tidak lagi sesuai dengan gaya balap sang juara dunia dua kali itu.
Stoner menilai perubahan karakter motor membuat Pecco kesulitan mengeluarkan potensi terbaiknya, meski sebelumnya sukses mengantarkan Ducati meraih gelar juara dunia MotoGP 2023 dan 2024.
Ia juga menganggap kritik yang selama ini diarahkan kepada Pecco tidak sepenuhnya tepat karena persoalan utama justru berasal dari karakter motor yang berubah.
BACA JUGA:Hasil Balap Kendal Merdeka Drag Bike 2026 di Sirkuit NP Jalan Mataram
Stoner Nilai Motor Pecco Berbeda
Casey Stoner menegaskan bahwa perubahan karakter motor menjadi salah satu penyebab utama menurunnya performa Pecco musim ini.
Menurutnya, dari pengamatan di lintasan terlihat jelas bahwa motor yang digunakan saat ini tidak lagi bekerja seperti sebelumnya.
Poin penting analisa Casey Stoner:
- Karakter Ducati GP26 dinilai berbeda dari motor sebelumnya.
- Gaya balap Pecco yang halus dan mengandalkan feeling menjadi kurang cocok.
- Motor melakukan respons yang menurut Stoner "seharusnya tidak terjadi".
- Kritik terhadap keluhan Pecco dinilai kurang tepat karena perubahan motor memang nyata.
“Saya sangat prihatin dengan Pecco, jelas dalam beberapa waktu terakhir ini dia mengalami kesulitan yang lebih besar. Semua orang mengkritik cara dia mengeluh, mereka bilang motornya sama seperti sebelumnya. Tapi saya bisa bilang dari sudut pandang luar, bahwa motor itu tidak sama. Pecco adalah pembalap yang sangat halus dalam mengendarai motor, sangat sensitif dan saya melihat motornya melakukan hal-hal yang seharusnya tidak dilakukannya,” ujar Casey Stoner kepada GPOne.
BACA JUGA:Hasil Balap Drag Bike SDW Yellow Event 2026 di Sirkuit NP Lanud Gading Wonosari
BACA JUGA:Road Race Tangsel 2026 Pecah! 26 Kelas Balap dan Kontes Modifikasi Sukses Sedot Perhatian
Berharap Bangkit Bersama Aprilia
Stoner juga optimistis Pecco dapat kembali menemukan performa terbaiknya apabila benar bergabung dengan Aprilia mulai musim 2027. Menurutnya, lingkungan baru dan motor yang lebih sesuai dengan karakter berkendara Pecco dapat menjadi modal untuk kembali bersaing di papan atas MotoGP. Rencananya, Pecco akan berduet dengan Marco Bezzecchi di tim pabrikan Aprilia.
“Pecco adalah pembalap pertama yang membawa gelar juara kembali ke Ducati setelah saya, dia memenangkan dua gelar berturut-turut, lalu finish di posisi ke-2. Dia adalah satu-satunya pembalap Ducati Factory yang benar-benar berada di level teratas. Saya sangat antusias melihat apa yang akan terjadi dengannya di masa depan, saya berharap ia menemukan motivasi baru dan ‘keluarga’ baru di Aprilia agar bisa kembali mengendarai motor dengan gayanya sendiri dan dengan cara yang membuatnya merasa paling percaya diri,” tambah Casey Stoner yang saat ini berusia 40 tahun.
Rekam Jejak Pecco Jadi Alasan Stoner Tetap Percaya
- Tag
- Share
-