Kemenangan Ducati Capai 75 Persen! Hanya Aprilia yang Mampu Mengimbangi Sejak 2022
Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia--MotoGP
Dominasi Ducati dan Aprilia sekaligus membuat pabrikan lain harus bekerja lebih keras untuk kembali merebut kemenangan.
Yamaha tercatat sebagai pabrikan yang paling lama tidak memenangkan balapan MotoGP, dengan kemenangan terakhir Fabio Quartararo di Sachsenring pada 2022, sedangkan KTM terakhir kali meraih kemenangan melalui Miguel Oliveira di Thailand pada tahun yang sama.
Honda juga masih mencari konsistensi setelah kemenangan Johann Zarco di Le Mans pada 2025. Kondisi tersebut memperlihatkan perubahan peta kekuatan MotoGP dalam beberapa musim terakhir, ketika pabrikan Jepang yang sebelumnya menjadi kekuatan utama kini harus mengejar perkembangan teknologi dan performa dari para rival Eropa.
BACA JUGA:Ketika Ducati Kesulitan Melawan Aprilia, Alex Marquez Justru Menemukan Celah di Silverstone

Ai Ogura dan Jorge Martin--Motorsport
Dominasi Eropa Makin Sulit Dipatahkan
Kekuatan Ducati dan Aprilia tidak hanya terlihat dari jumlah kemenangan, tetapi juga dari kedalaman kompetitif para pembalapnya.
Pada klasemen 2026, pembalap Aprilia seperti Jorge Martin, Ai Ogura, dan Marco Bezzecchi berada di posisi atas, sementara Marc Marquez dan Fabio Di Giannantonio menjadi wakil Ducati yang juga bersaing di papan depan.
Situasi tersebut membuat persaingan MotoGP memasuki fase menarik karena pabrikan lain harus menemukan cara untuk memutus dominasi dua merek asal Eropa tersebut.
Bagi kamu yang mengikuti perkembangan MotoGP, pertarungan teknologi antara Ducati, Aprilia, Yamaha, KTM, dan Honda menjadi salah satu cerita besar yang akan menentukan arah persaingan kelas utama dalam beberapa musim ke depan.
- Tag
- Share
-