Diminta Tinggalkan Strategi Main Aman, Jorge Martin Diminta Kembali Jadi Martinator yang Agresif

Diminta Tinggalkan Strategi Main Aman, Jorge Martin Diminta Kembali Jadi Martinator yang Agresif

Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin--MotoGP

MOTORACE.ID --- Jorge Martin masih memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 dengan torehan 256 poin setelah menyelesaikan balapan GP Aragon. 

Pembalap berjuluk Martinator itu berusaha menjaga peluang mempertahankan gelar juara dunia dengan mengandalkan konsistensi finis di lima besar, strategi yang membantunya meraih titel pada musim 2024. 

Namun, pendekatan tersebut mulai dipertanyakan karena persaingan perebutan gelar musim ini melibatkan lebih banyak pembalap. 

Pengamat MotoGP, Carlo Pernat, bahkan menilai Martin tidak bisa terus mengandalkan strategi bermain aman.

BACA JUGA:Hasil Race 2 ARRC ASB1000 Malaysia 2026 - Kaito Toba Sukses Hentikan Dominasi Hafizh Syahrin

BACA JUGA:Hasil Race 2 ARRC SS600 Malaysia 2026 - Wahyu Nugroho Menang, Dua Pembalap Indonesia Masuk 4 Besar

Pernat Soroti Persaingan Martin

Menurut Pernat, strategi konsisten finis di posisi terdepan memang pernah membawa Martin meraih gelar ketika persaingan utamanya hanya datang dari Francesco Bagnaia. Situasinya berbeda pada MotoGP 2026 karena Martin harus menghadapi Marco Bezzecchi dan Marc Marquez dalam perebutan posisi teratas.

“Martin jadi juara dunia (saat) melawan Bagnaia (dengan cara) finis di depan, tentu. Tapi, dia hanya menghadapi Bagnaia. Sekarang, dia bertarung untuk juara dunia (MotoGP 2026) melawan Bezzecchi dan Marquez,” kata Pernat.

Martin Diminta Kembali Agresif

Pernat menilai finis di posisi empat atau lima seperti yang dilakukan Martin di Aragon tidak cukup untuk menjaga keunggulannya di klasemen. Mantan manajer Enea Bastianini itu meminta Martin kembali menunjukkan performa dominan yang selama ini melekat dengan julukan Martinator.

“Dia tidak lagi bisa cukup finis di posisi empat atau lima. Itu tidak berguna. Martin harus menunjukkan kekuatan dan mulai dari balapan berikutnya, menjadi Martin yang dikenal semua orang. Si Martinator, seperti julukannya,” pungkas Pernat.

Tag
Share
Berita Lainnya